Heboh Muasal Cendol, Enaknya Minum 3 Es Cendol Legendaris Ini

Food & Kuliner

Travel / Food & Kuliner

Heboh Muasal Cendol, Enaknya Minum 3 Es Cendol Legendaris Ini

Heboh Muasal Cendol, Enaknya Minum 3 Es Cendol Legendaris Ini

KEPONEWS.COM - Heboh Muasal Cendol, Enaknya Minum 3 Es Cendol Legendaris Ini CENDOL merupakan minuman khas Sunda terbuat dari tepung beras dan disajikan dengan es parut, gula merah, dan santan. Sebutan cendol berasal dari Sunda sedangkan di Jawa Tengah lebih dikenal dengan nam...


CENDOL merupakan minuman khas Sunda terbuat dari tepung beras dan disajikan dengan es parut, gula merah, dan santan. Sebutan cendol berasal dari Sunda sedangkan di Jawa Tengah lebih dikenal dengan nama es dawet.

Makanan yang umum berwarna hijau ini tengah menjadi perdebatan terkait asal-usulnya. CNN internasional menyebut cendol sebagai makanan penutup dari Singapura. Atas gelar ini, sebagian masyarakat Malaysia meradang karena merasa cendol berasal dari negeri mereka. Sementara cendol pun mudah didapatkan di Tanah Air.

Viral, Ning-Ning si Orangutan Meremas Payudara Penjaga Kebun Binatang

Lali apakah Kamu pecinta cendol? Rasa gurih dan lezat setiap kali melewati mulut, menambah bukti bahwa cendol berhak mendapat gelar makanan penutup terenak di dunia, seperti yang disebut CNN Travel tersebut.

Nah, lupakan sejenak polemik dari mana asal usul cendol, bila Kamu hari ini ingin menikmati cendol, berikut tempat-tempat penjual cendol legendaris yang bisa Kamu nikmati.

Es dawet Mbah Hari, apa Kamu berada di Jogja? Tidak ada salahnya merasakan Es dawet Mbah Hari. Es dawet Mbah Hari sudah ada semenjak 1965 yang terletak di Pasar Beringharjo. Es dawet tersebut dihidangkan dengan magkok kecil yang berisi cendol warna-warni, cincau, gula jawa cair, nangka, santan, dan es batu. Harganya tidak akan membuat dompet Kamu kering, es dawet ini dibandrol dengan harga empat ribu rupiah saja.

Es dawet Bu Dermi, es dawet yang satu ini berasal dari Solo dan menjadi langganan dari Bapak Presiden RI. Semangkuk es dawet ini Kamu dapat temukan di Pasar Gede Hardjonagoro, Solo. Jikalau Kamu mencicipinya, Kamu akan menemukan rasa khas es dawet tradisional Solo yang turun-temurun. Es dawet Bu Dermi ini dihidangkan dengan ketan hitam, tape ketan, jenang sumsum, biji selasih, cairan gula, santan dan tambahan es batu.

Es cendol Elizabeth, masakan melegenda ini termasuk pilihan takjil untuk berbuka puasa, tidak heran jikalau selalu diburu banyak orang, baik dari dalam maupun luar Bandung, Jawa Barat. Saking terkenalnya, cendol yang berdiri semenjak 1972 ini mempunyai banyak cabang juga di luar Bandung. Kedai es cendol Elizabeth berada di jalan Inhoftank No 64, Kota Bandung.

Es dawet Pak Bagong, bila Kamu berada di Kalasan, pasti sudah tidak terdengar asing lagi. Es dawet yang melegenda ini sudah ada semenjak 1988 dan berada di jalan Yogya-Solo km 15, Bogem, Kalasan Sleman Yogyakarta. Es dawet ini memakai tepung aren yang membuat rasanya lebih segar. Harga yang ditawarkan untuk per gelasnya Rp3.500 saja dan jikalau Kamu ingin memakai tape bisa tambah Rp1.000 saja loh, guys!

(ndr)

Loading...

Comments