Hari Kesehatan Mental, Ini 5 Penyakit Mental yang Umum Dialami Seseorang

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Hari Kesehatan Mental, Ini 5 Penyakit Mental yang Umum Dialami Seseorang

Hari Kesehatan Mental, Ini 5 Penyakit Mental yang Umum Dialami Seseorang

KEPONEWS.COM - Hari Kesehatan Mental, Ini 5 Penyakit Mental yang Umum Dialami Seseorang Tanggal 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Sedunia. Sama seperti kesehatan fisik, kesehatan mental juga penting untuk kualitas hidup. Seseorang yang mentalnya bermasalah tentu tidak...
Loading...

Tanggal 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Sedunia. Sama seperti kesehatan fisik, kesehatan mental juga penting untuk kualitas hidup. Seseorang yang mentalnya bermasalah tentu tidak bisa menjalani kesehariannya dengan maksimal.

Oleh karena itu, tak heran bila beberapa waktu belakangan kesehatan mental menjadi topik yang hangat dibicarakan. Terlebih setelah WHO mengungkap fakta mengejutkan adalah di seluruh dunia setiap 40 detik satu orang meninggal karena bunuh diri. Salah satu faktor utama penyebabnya karena penyakit mental.

Hingga saat ini, pembicaraan mengenai penyakit mental belum begitu populer di tengah masyarakat. Padahal mungkin saja itu terjadi pada diri sendiri maupun orang sekitar. Melansir NDTV, Kamis (10/10/2019), inilah 5 macam penyakit mental yang umum terjadi:

Perempuan

1. Gangguan depresi mayor (depresi)

Umum dikenal sebagai depresi, penyakit mental ini cukup serius dan bisa berdampak negatif pada cara seseorang merasa, berpikir, serta bertindak. Depresi bisa membuat seseorang merasa sedih dan berada dalam suasana hati yang tertekan selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Orang yang mengalami depresi kehilangan minat pada aktivitas yang dulunya menyenangkan, perubahan nafsu makan, perubahan pola tidur, kehilangan energi atau meningkatnya kelelahan, merasa tidak berharga an bersalah dan mengalami kesulitan dalam konsentrasi dan membuat keputusan.

Sahabat dan keluarga orang depresi memainkan peran besar dalam perawatan kesehatan mental. Mereka tidak hanya dapat membantu dalam mengidentifikasi bahwa kerabatnya mengalami depresi dan mendapatkan diagnosis dini, tapi juga dapat memberi motivasi dan mengurangi gejala depresi.

Selanjutnya
Loading...

Comments