Folger Ceritakan Rutinitasnya Setelah Undur Diri dari MotoGP

MotoGP

Sports / MotoGP

Folger Ceritakan Rutinitasnya Setelah Undur Diri dari MotoGP

Folger Ceritakan Rutinitasnya Setelah Undur Diri dari MotoGP

KEPONEWS.COM - Folger Ceritakan Rutinitasnya Setelah Undur Diri dari MotoGP MUHLDORF Mantan pembalap Tim Yamaha Tech 3, Jonas Folger, menceritakan aktivitasnya selama tak ikut serta di ajang MotoGP 2018. Folger mengaku tetap menghabiskan waktunya untuk berkecimpung dalam...

MUHLDORF Mantan pembalap Tim Yamaha Tech 3, Jonas Folger, menceritakan aktivitasnya selama tak ikut serta di ajang MotoGP 2018. Folger mengaku tetap menghabiskan waktunya untuk berkecimpung dalam dunia balap motor, meski tak sering.

Baru-baru ini, Folger bahkan mendapatkan pekerjaan menjadi test rider untuk salah satu tim di Moto2, adalah Triumph Kalex. Dalam pekerjaannya tersebut, pembalap asal Jerman itu diminta untuk mengetes perangkat kendaraan Kalex agar menjadi lebih baik lagi.

Jonas Folger

(Jonas Folger. Foto: AFP)

Tentu saja, tawaran ini disambut baik oleh Folger. Alasannya adalah, selain bisa melampiaskan rasa rindunya dengan dunia balap, ia juga bisa memberikan kontribusi besar atas perkembangan motor suatu pabrikan. Folger pun merasa begitu senang setelah melakukan pekerjaan tersebut.

Folger Sulit Lupakan Duel Sengitnya dengan Marquez di MotoGP Jerman 2017

"Saya baru saja kembali ke Jerman. Saya telah melakukan perjalanan panjang melintasi Eropa. Saya melakukan uji coba kendaraan dengan orang-orang dari Kalex untuk melihat bagaimana kami harus mengganti sasis, ujar Folger, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Rabu (11/7/2018).

Jonas Folger

(Jonas Folger. Foto: AFP)

Mereka mempunyai beberapa hal baru untuk diuji, termasuk elektronik. Saat ini, proyek Triumph masih muda, tetapi mereka membuat langkah besar. Di Brno, saya pergi bersama Alex M rquez. Dia duduk di Kalex dengan mesin Honda dan saya di mesin Triumph. Garis kami sangat berbeda. The Kalex Triumph lebih cenderung mendorong garis MotoGP, lanjutnya.

Kamu langsung masuk ke sudut, kurang mengayuh kecepatan dan memilih garis sempit di pintu keluar. Mesin Triumph mempunyai lebih banyak torsi dan Kamu dapat bermain lebih banyak dengan elektronik. Itu akan mengurangi perbedaan antara kelas Moto2 dan MotoGP. Secara teknis, itu juga menjadi lebih menarik karena Kamu mempunyai lebih banyak pilihan. Persiapan untuk promosi MotoGP akan lebih baik, tukas Folger.

(Ram)



Loading...

Comments