Firli Tegaskan tidak Segan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Munjul Meski dari DPRD DKI Maupun Pemprov

Nasional

News / Nasional

Firli Tegaskan tidak Segan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Munjul Meski dari DPRD DKI Maupun Pemprov

Firli Tegaskan tidak Segan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Munjul Meski dari DPRD DKI Maupun Pemprov

KEPONEWS.COM - Firli Tegaskan tidak Segan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Munjul Meski dari DPRD DKI Maupun Pemprov JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memastikan kasus sangkaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Pondok Ranggon, Jakarta Timur, masih panjang. KPK, ditegaskannya, terus mem...

JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memastikan kasus sangkaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Pondok Ranggon, Jakarta Timur, masih panjang.

KPK, ditegaskannya, terus membidik sejumlah pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

"Ini masih berjalan, tentu keterangan saksi yang kami kumpulkan, kelengkapan alat bukti yang sudah disita ini akan menggenapi dan mencukupi apakah ada orang lain yang terlibat apakah menjadi saksi atau terduga," ujar Firli dalam keterangannya, Selasa (3/8/2021).

Tetapi, jenderal polisi bintang tiga itu enggan memerinci pihak lain yang sedang dibidik oleh KPK dalam kasus ini.

Firli hanya menegaskan tidak segan menetapkan terduga baru meskipun orang itu berasal dari DPRD DKI maupun pemerintahan provinsi.

"Kami memang akan mendalami terkait semua pihak yang diduga mengetahui, melihat, mengalami perihal proses penyertaan dana dalam perusahaan daerah sarana jaya, apakah di legislatif atau eksekutif," tegas Firli.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan Direktur PT Aldira Berkah Abadi Makmur (ABAM) Rudi Hartono Iskandar (RHI) pada hari ini, Senin (2/8/2021).Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan Direktur PT Aldira Berkah Tak pernah mati Makmur (ABAM) Rudi Hartono Iskandar (RHI) pada hari ini, Senin (2/8/2021). (Ist)

"Semua orang yang diduga terlibat bakal diperiksa sebagai saksi terlebih dahulu. Kalau sudah punya bukti yang kuat, lembaga antirasuah bakal langsung menetapkan orang tersebut sebagai terduga," imbuhnya.

KPK Temukan Dokumen Pencairan Dana Tanah di Munjul, Nilainya Rp 1,8 Triliun

Diketahui, KPK menetapkan lima terduga dalam ini. Para terduga yaitu mantan Direktur Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan, Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene, Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Ardian, Direktur PT Aldira Berkah Tak pernah mati Makmur Rudi Hartono Iskandar, serta PT Adonara Propertindo selaku terduga korporasi.

Pada Februari 2019, Rudi meminta Anja dan Tommy melakukan pendekatan pada Yayasan Suster Cinta Kasih Carolus Boromeus dengan kesepakatan penawaran tanah ke Perumda Sarana Jaya yang awalnya memakai nama Andyas Geraldo selaku anak Rudi dan kemudian surat penawaran tersebut diubah memakai nama Anja sebagai pihak yang memberikan.

Selanjutnya, surat penawaran tanah Munjul Pondok Ranggon kepada pihak Sarana Jaya baik atas nama Andyas Geraldo dan Anja dibuat dengan harga Rp7,5 juta/m2 yang diklaim sebagai sebagai pemilik tanah. Padahal tanah tersebut masih milik Kongregasi Suster-Suster Cinta Kasih Carolus Boromeus.

Comments