Festival Jatiluwih 2019 Tawarkan Konsep Eco-Friendly, Wisatawan Diajak Lebih Mencintai Alam

Spots & Destinasi

Travel / Spots & Destinasi

Festival Jatiluwih 2019 Tawarkan Konsep Eco-Friendly, Wisatawan Diajak Lebih Mencintai Alam

Festival Jatiluwih 2019 Tawarkan Konsep Eco-Friendly, Wisatawan Diajak Lebih Mencintai Alam

KEPONEWS.COM - Festival Jatiluwih 2019 Tawarkan Konsep Eco-Friendly, Wisatawan Diajak Lebih Mencintai Alam TABANAN - Festival Jatiluwih 2019 tengah berlangsung di D'Uma Amphitheater. Wisatawan yang hendak menjelajah persawahan bisa sekalian mampir ke acara tersebut. Mereka bisa melihat pertunjukan seni dan...
Loading...

TABANAN - Festival Jatiluwih 2019 tengah berlangsung di D'Uma Amphitheater. Wisatawan yang hendak menjelajah persawahan bisa sekalian mampir ke acara tersebut. Mereka bisa melihat pertunjukan seni dan budaya tradisional yang tentunya sangat menarik.

Dalam sambutannya pada pembukaan Festival Jatiluwih 2019, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti berharap festival tersebut dapat mendekatkan masyarakat untuk menjaga alam. Terlebih persawahan di daerah Desa Jatiluwih, Tabanan, Bali ditetapkan oleh UNESCO sebagai World Heritage. Sejalan dengan harapan itu, konsep yang ditawarkan pada festival tahun ini ialah eco-friendly.

"Melalui Festival Jatiluwih 2019, kami ingin mengedukasi wisatawan agar lebih cinta dan peduli terhadap lingkungan. Bangunan yang ada pada festival semuanya terbuat dari kayu bekas, bambu yang didaur ulang. Kami manfaatkan itu agar menjadi komoditi yang nilai ekonomisnya lebih tinggi," ujar Agus Pamuji Wardana selaku Ketua Harian Festival Jatiluwih 2019 saat ditemui Okezone di sela-sela acara.

jatiluwih

Pria yang akrab disapa Wayang itu menambahkan, pihaknya berkolaborasi dengan para pengrajin tradisional untuk mengkreasikan bangunan dan hiasan. Salah satunya ialah Patung Dewi Sri yang terbuat dari bambu karya I Gusti Ngurah Arya Udianata.

"Kami ingin memanfaatkan apa yang ada tanpa mengeksploitasi lingkungan," tukas Wayang.

Selain patung, masih banyak pula benda atau hiasan di Festival Jatiluwih 2019 yang memanfaatkan bambu atau kayu bekas. Mulai dari dekorasi panggung, alas makan, meja makan, hingga tempat duduk. Ada pula beberapa spot foto menarik yang terbuat dari bahan-bahan tersebut seperti sangkar burung, anyaman jerami berbentuk pohon, dan mural art.

tabanan

Pengunjung yang datang ke Festival Jatiluwih 2019 juga langsung diajarkan caranya memanfaatkan bambu. Mereka bisa melukis di atas bambu yang sudah terpakai. Nantinya hasil kreasi mereka bisa dibawa pulang dan dimanfaatkan menjadi sesuatu yang lebih berguna. (cm)

(ris)

Comments