Fadli Zon Serang Gubernur Lemhanas yang Sebut TNI Bukan Milik Rakyat

Nasional

News / Nasional

Fadli Zon Serang Gubernur Lemhanas yang Sebut TNI Bukan Milik Rakyat

Fadli Zon Serang Gubernur Lemhanas yang Sebut TNI Bukan Milik Rakyat

KEPONEWS.COM - Fadli Zon Serang Gubernur Lemhanas yang Sebut TNI Bukan Milik Rakyat Anggota komisi 1 DPR RI Fadli Zon mengkritik keras pernyataan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Letjen (Purn) Agus Widjojo yang menyatakan bila TNI bukan milik rakyat. Pernyataan Agus it...

Anggota komisi 1 DPR RI Fadli Zon mengkritik keras pernyataan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Letjen (Purn) Agus Widjojo yang menyatakan bila TNI bukan milik rakyat. Pernyataan Agus itu berkaitan dengan kejadian yang menimpa Brigjen Junior Tumilar yang membela anak buahnya karena mengurusi masalah sengketa tanah warga.

Dikutip VIVA, Rabu 13 Oktober 2021 dari akun @fadlizon, Wakil Ketua Partai Gerindra itu menyebut pernyataan Letjen Agus aneh.

"Aneh Gubernur @LemhannasRI katakan TNI milik Presiden bukan milik rakyat. TNI jelas alat negara dan semenjak awal merupakan tentara rakyat bukan tentara presiden. TNI harusnya berpihak pada rakyat bukan korporasi/konglomerasi. Apa yang dilakukan Brigjen Junior harusnya diapresiasi bukan sebaliknya," tulis Fadli.

Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo memberikan arahan Photo : ANTARA FOTO/Galih Pradipta Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo memberikan arahan

Dengan pandangan seperti itu, Fadli meminta Agus segera diganti dan mencari Gubernur Lemhanas yang tidak berpikiran menyesatkan. Dari data yang dimilikinya, Agus ternyata sudah lolos fit and proper test sebagai calon Duta Besar RI untuk Filipina.

"Betul (lolos fit prope test) tinggal dilantik. Perlu segera Guburnur @LemhannasRI yang berpikiran konstruktif dan bisa menjadi think tank yang tak menyesatkan," kata Fadli.

Sebelumnya, pernyataan Letjen Agus viral di sosmed. Video obrolan Agus dengan Najwa Shihab ramai dibahas netizen. Berikut sepenggal pernyataan Agus soal TNI bukan milik rakyat.

Comments