Facebook Didesak Matikan Fitur 'Like' untuk Pengguna Anak-Anak

Tekno & Gadget

Updates / Tekno & Gadget

Facebook Didesak Matikan Fitur 'Like' untuk Pengguna Anak-Anak

Facebook Didesak Matikan Fitur 'Like' untuk Pengguna Anak-Anak

KEPONEWS.COM - Facebook Didesak Matikan Fitur 'Like' untuk Pengguna Anak-Anak JAKARTA - Facebook dan perusahaan sosmed lainnya harus memperingatkan anak-anak kalau orangtua atau wali mereka memantau aktivitas online mereka. Hal ini diusulkan di bawah panduan (guidelines) untuk...
Loading...

JAKARTA - Facebook dan perusahaan sosmed lainnya harus memperingatkan anak-anak kalau orangtua atau wali mereka memantau aktivitas online mereka. Hal ini diusulkan di bawah panduan (guidelines) untuk meningkatkan keamanan internet anak di Inggris.

Mematikan fungsi 'like' dan membatasi data yang dikumpulkan serta alat geolokasi pada platform populer seperti Instagram dan Facebook menjadi salah satu dari 16 daftar poin rekomendasi untuk desain sesuai usia yang dirilis oleh Information Commissioner s Office, seperti dilansir Theguardian, Senin (15/4/2019).

Rekomendasi lainnya di bawah usulan ICO antara lain membatasi bagaimana data pribadi anak-anak dikumpulkan, digunakan, dan dibagikan oleh perusahaan sosmed, menjadikan "privasi tinggi" sebagai pengaturan default untuk anak-anak memakai platform sosmed, termasuk menonaktifkan alat geolokasi dan iklan bertarget sebagai standar.

Konsultasi akan berlangsung hingga akhir Mei, dan versi terakhir dari kode praktik, disebut-sebut sebagai standar internasional baru, diharapkan mulai berlaku pada 2020.

Elizabeth Denham, komisaris berita, mengatakan, ini merupakan generasi yang terhubung. Internet dan semua keajaibannya tertanam dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Kita tidak harus mencegah anak-anak kita untuk dapat menggunakannya, tetapi kita harus menuntut agar mereka dilindungi ketika mereka melakukannya. Kode ini melakukan itu," katanya.

ICO mencari pandangan dari orangtua dan anak-anak sambil mengembangkan kode praktik, serta pandangan para desainer, pengembang software dan akademisi.

Badan amal anak-anak NSPCC mengatakan jejaring sosial "terus-menerus gagal memprioritaskan keselamatan anak dalam desain mereka", menghasilkan "konsekuensi tragis".

5 Ponsel Terpopuler dari Galaxy A80 hingga Redmi Note 7

(ahl)

Loading...

Comments