Facebook Akan Membayar Data yang Diberikan Pengguna

Nasional

News / Nasional

Facebook Akan Membayar Data yang Diberikan Pengguna

Facebook Akan Membayar Data yang Diberikan Pengguna

KEPONEWS.COM - Facebook Akan Membayar Data yang Diberikan Pengguna Jakarta - Facebook berencana memberikan kompensasi untuk data yang pengguna berikan. Meskipun tidak mengatakan berapa banyak akan memberikan kompensasi, tapi inisiatif Project Atlas yang sekarang tida...
Loading...

Jakarta - Facebook berencana memberikan kompensasi untuk data yang pengguna berikan. Meskipun tidak mengatakan berapa banyak akan memberikan kompensasi, tapi inisiatif Project Atlas yang sekarang tidak berjalan dilaporkan mencapai US$ 20 per bulan.


Facebook Akan Membayar Data yang Diberikan Pengguna
Copyright (c) 2016 TEMPO.CO
foto

Laman Androidauthority, Rabu, 12 Juni 2019, menyebutkan bahwa Facebook menyatakan tidak akan mengumpulkan data ID pengguna, kata sandi, atau konten yang dibagikan dengan orang lain. Selain itu, Facebook tidak akan menjual data dari software ke entitas pihak ketiga atau memakai data untuk menayangkan iklan yang ditargetkan.

Sebelumnya, Facebook meluncurkan software Study from Facebook. Software hanya tersedia di Android. Menurut TechCrunch, software itu merupakan upaya Facebook untuk tidak terlihat terlalu menyeramkan dalam mengumpulkan data dari peserta penelitian.

Software Study memperingatkan bahwa Facebook akan mempelajari software mana yang diinstal pada ponsel, berapa lama memakai software tersebut, dan nama-nama fasilitas yang digunakan di software itu. Facebook juga akan mempelajari negara tempat pengguna berada dan jenis jaringan.

Facebook berencana merekrut orang berusia 18 tahun ke atas di Amerika Serikat dan India melalui iklan. Jejaring sosial akan menampilkan iklan pada aplikasinya dan orang lain, baik yang memakai atau tidak memakai Facebook.

Ketika mengklik iklan, pengguna dibawa ke situs web Applause yang merupakan mitra operasi penelitian Facebook untuk Study dari software Facebook. Dari sana, situs web akan memberi tahu perihal kemitraan Facebook, software Study memilih ikut serta, data apa yang akan diserahkan ke Facebook, kompensasi apa yang akan diterima, dan bagaimana dapat memilih keluar dari software.

Tentu pengguna akan memerlukan akun PayPal, Facebook akan memeriksa usia di profil Facebook pengguna untuk melihat apakah itu cocok dengan usianya. Siapa pun dapat mengunduh software Study melalui Google Play Store, tapi hanya mereka yang disetujui melalui Applause yang akan masuk dan menggunakannya.

Pengguna akan mendapat pemberitahuan secara bersiklus wacana penjualan data ke Facebook dan pengguna juga bisa memilih untuk keluar kapan saja.

Jejaring sosial ini menghadapi tekanan dari regulator antitrust dan masih merasakan efek dari skandal Cambridge Analytics. Apakah orang akan menganggap serius Facebook dan menyerahkan data dengan imbalan kompensasi, waktu yang akan menjawab.

ANDROIDAUTHORITY | TECHCRUNCH

Loading...

Comments