Erick Thohir Sebut AA dalam Kasus Moge Ilegal, Siapa Dia?

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

Erick Thohir Sebut AA dalam Kasus Moge Ilegal, Siapa Dia?

Erick Thohir Sebut AA dalam Kasus Moge Ilegal, Siapa Dia?

KEPONEWS.COM - Erick Thohir Sebut AA dalam Kasus Moge Ilegal, Siapa Dia? JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut insial AA sebagai seorang yang telah melakukan penyelundupan onderdil Harley Davidson di dalam pesawat Garuda Indonesia. Erick e...

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut insial AA sebagai seorang yang telah melakukan penyelundupan onderdil Harley Davidson di dalam pesawat Garuda Indonesia. Erick enggan menyebut siapa AA, namun dirinya memutuskan memecat Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askara.

Berapa Harga Harley Davidson Klasik yang Diselundupkan di Pesawat Garuda?

"Motor Harley Davidson diduga merupakan milik saudara AA. Saudara AA memberikan instruksi untuk mencari klasik Harley Davidson tipe Shovel Heads di tahun 2018. Pembelian diduga dilakukan pada April 2019. Dan proses transfer dari Jakarta dilakukan ke rekening pribadi Finance Manager Garuda di Amsterdam" jelas Erick Thohir, dalam konferensi pers yang dilakukan di Kementerian Keuangan, Kamis (5/12/2019).

Garuda Indonesia

Sebagai berita, Ari Askhara terpilih menjadi Direktur Utama Garuda Indonesia pada 12 September 2018. Ari memulai kariernya di Bank Ekspor Impor Indonesia (Eksim) yang kini berganti nama menjadi Bank Mandiri, setelah menyelesaikan studinya UGM di tahun 1994.

Dirut Garuda Tak Hanya Dipecat, Juga Terancam Dipidanakan

Sebelas tahun berkarier sebagai AVP atau Assistant Vice President Bank Mandiri, ia memutuskan keluar dan berkarier di perusahaan multinasional seperti Deutsche Bank sebagai Vice President, Barclays Investment Bank sebagai Director, PetroSand Indonesia sebagai Finance Director dan ANZ Bank sebagai Head of Natural Resources Indonesia.

Seperti dikutip dari laman UGM, Rabu (5/12/2019), dia pernah menjabat sebagai Bussiness Development and Human Capital Director di salah satu perusahaan di bidang konstruksi pelat merah, PT Wijaya Karya (WIKA) (Persero) Tbk. Tetapi sebelum di WIKA dan Bank Mandiri, Ari juga sempat berkiprah di perusahaan miliki negara lainnya seperti Garuda Indonesia dan Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 3 Surabaya.

(fbn)

Comments