Dua Perusahaan di Jateng Ajukan Penangguhan UMK

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

Dua Perusahaan di Jateng Ajukan Penangguhan UMK

Dua Perusahaan di Jateng Ajukan Penangguhan UMK

KEPONEWS.COM - Dua Perusahaan di Jateng Ajukan Penangguhan UMK SEMARANG - Dua perusahaan di Jawa Tengah (Jateng) mengajukan penangguhan pemberian upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2017 karena merasa keberatan dengan nominal yang telah ditetapkan Pemerintah Provin...
Loading...

SEMARANG - Dua perusahaan di Jawa Tengah (Jateng) mengajukan penangguhan pemberian upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2017 karena merasa keberatan dengan nominal yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng.

Hingga dua hari menjelang batas akhir pengajuan, baru ada dua perusahaan yang telah mengajukan penangguhan UMK 2017 kepada kami, kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan Jateng, Wika Bintang, seperti dikutip dari Solopos.com, Selasa (20/12/2016).

BERITA REKOMENDASI


Dua perusahaan yang mengusulkan penangguhan UMK 2017 itu adalah PT Apac Inti di Kabupaten Semarang dan PT Suncang di Kabupaten Cilacap. Sesuai dengan peraturan yang berlaku, pengajuan penangguhan UMK adalah 10 hari menjelang penerapan UMK 2017 atau 21 Desember 2016.

Jika melebihi batas akhir ternyata tak mengajukan penangguhan, perusahaan dianggap sudah siap memberikan UMK 2017 sesuai dengan ketentuan, ujarnya.

Menurut dia, persyaratan penangguhan pemberian UMK 2017 yang harus dipenuhi perusahaan itu, antara lain, laporan mengenai kondisi perusahaan yang disertai audit neraca keuangan oleh akuntan publik, kesepakatan antara serikat pekerja dengan pihak perusahaan, dan ada perencanaan produksi dalam dua tahun ke depan.

Sementara, Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan Jateng, Handono menambahkan, pihaknya akan mengirimkan tim untuk mengecek ke masing-masing perusahaan yang bersangkutan.

Kami akan segera mengecek perusahaan-perusahaan tersebut, nanti ada tim yang melakukan verifikasi, apakah perusahaan itu sudah memenuhi persyaratan untuk melakukan penangguhan atau belum. Kalau tidak layak, akan ditolak, katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo telah menetapkan UMK 2017 dengan menandatangani Keputusan Gubernur bernomor 560/50 Tahun 2016 tertanggal 21 November 2016.

Dua Perusahaan di Jateng Ajukan Penangguhan UMK
Loading...

Comments