Dokter Tirta Kurang Setuju Vaksin Mandiri

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Dokter Tirta Kurang Setuju Vaksin Mandiri

Dokter Tirta Kurang Setuju Vaksin Mandiri

KEPONEWS.COM - Dokter Tirta Kurang Setuju Vaksin Mandiri Dokter Tirta kurang begitu setuju dengan vaksin mandiri untuk saat ini. Bagi relawan Covid-19 itu, sekarang merupakan waktunya untuk fokus pada vaksinasi tenaga kesehatan dan kelompok berisiko. "Soal...

Dokter Tirta kurang begitu setuju dengan vaksin mandiri untuk saat ini. Bagi relawan Covid-19 itu, sekarang merupakan waktunya untuk fokus pada vaksinasi tenaga kesehatan dan kelompok berisiko.

"Soal vaksin mandiri, aku jujur sebagai tenaga kesehatan kurang begitu setuju," ucapnya melalui pesan singkat yang diterima Okezone, Kamis (21/1/2021).

dokter Tirta

Menurutnya, pemerintah ada baiknya sekarang fokus dulu ke vaksinasi tenaga kesehatan dan kelompok rentan. Pastikan mereka mendapatkan terlebih dulu vaksin gratis yang disediakan pemerintah. Baru setelah itu isu vaksin mandiri dibahas lebih jelas.

Karena, isu vaksin mandiri ini baru narasi rencana, sehingga perlu persiapan matang untuk merumuskan pelaksanaannya. Ya, mulai dari untuk siapa saja vaksin mandiri itu diberikan, oleh siapa, diterima caranya bagaimana, cara mendapatkannya seperti apa, dosis yang diberikan berapa, pun soal harganya berapa.

"Jadi, vaksin mandiri ini harus dijelaskan dulu supaya pelaksanannya jelas," ungkapnya.

Dokter Tirta pun khawatir jikalau vaksin mandiri ini 'dikebut' tanpa persiapan yang baik, takutnya nanti malah dikumpulin sama oknum-oknum tertentu. "Jadi, prosedurnya dijelasin dulu. Takutnya juga nanti malah vaksin yang dijual bebas itu orang kaya dapat duluan daripada orang yang enggak bisa," tambah dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memberi isyarat akan adanya vaksin mandiri. Banyak suara yang masuk kepadanya mempertanyakan wacana vaksin mandiri. Ia memaparkan bahwa pembahasan itu baru akan diputuskan.

Meski begitu, dia mengatakan bahwa vaksin mandiri dipertimbangkan bisa dilaksanakan. Apalagi, jikalau biaya ditanggung oleh perusahaan sendiri. Sehingga bisa mempercepat proses vaksinasi.

"Karena apa, kita perlu mempercepat, perlu sebanyak-banyaknya. Apalagi biaya ditanggung oleh perusahaan sendiri. Kenapa tidak," ungkapnya.

(DRM)

Comments