Djaduk Ferianto Dimakamkan di Pemakaman Keluarga Sembungan Kasihan Bantul.

Entertainment & Selebritis

Life & Style / Entertainment & Selebritis

Djaduk Ferianto Dimakamkan di Pemakaman Keluarga Sembungan Kasihan Bantul.

Djaduk Ferianto Dimakamkan di Pemakaman Keluarga Sembungan Kasihan Bantul.

KEPONEWS.COM - Djaduk Ferianto Dimakamkan di Pemakaman Keluarga Sembungan Kasihan Bantul. , YOGYAKARTA Kabar sedih menyelimuti dunia seni Tanah Air. Musikus dan aktor kawakan Djaduk Ferianto (55) meninggal dunia pada Rabu (13/11) sekitar pukul 02.30 WIB karena serangan jantung. Jenazah sen...
Loading...

, YOGYAKARTA Kabar sedih menyelimuti dunia seni Tanah Air. Musikus dan aktor kawakan Djaduk Ferianto (55) meninggal dunia pada Rabu (13/11) sekitar pukul 02.30 WIB karena serangan jantung.

Jenazah seniman Djaduk Ferianto dimakamkan di pemakaman keluarga Sembungan, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul.

Djaduk Ferianto dimakamkan di dekat pusara sang ayah, maestro tari Bagong Kussudiardja.

Dari rumah sedih, jenazah Djaduk Ferianto dibawa ke Padepokan Seni Bagong Kussudiardja untuk disemayamkan.

Di padepokan, dilaksanakan misa requiem yang dipimpin oleh Romo Gregorius Budi Subanar, SJ. Usai misa, para pelayat diberikan kesempatan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada seniman kelahiran Yogyakarta pada 19 Juli 1964 ini.

Setelah itu, jenazah Djaduk Ferianto dibawa ke peristirahatan terakhirnya di pemakaman keluarga Sembungan, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul.

Sekitar pukul 15.51 WIB mobil ambulan yang membawa peti jenazah Djaduk Ferianto tiba di makam keluarga Sembungan, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul. Kompleks makam ini tidak jauh dari Padepokan Seni Bagong Kussudiardja. Prosesi pemakaman selesai sekitar pukul 17.30 WIB.

"Atas nama keluarga, saya mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas kesediaan dan waktunya bersama-sama disini, mengantar Bapak pulang," ujar putra nomor tiga almarhum Djaduk Ferianto, Gallus Presiden Dewagana usai upacara pemakaman, Rabu (13/11).

Presiden memberikan, semoga apa yang ditinggalkan oleh Djaduk Ferianto akan selalu tak pernah mati. Semoga apa yang ditinggalkan Djaduk menjadi kebaikan bagi semua orang.

"Semoga apa yang ditinggalkan Bapak di hati teman-teman semua, saudara-saudara semua akan ada selamanya di sana," ujarnya.

Djaduk juga dikenal sebagai inisiator gelaran Ngayogjazz. Ia pun masih akan dijadwalkan tampil di Ngayogjazz pada Sabtu (16/11) di Godean, Yogyakarta.

Karenanya, kabar sedih tersebut mengejutkan banyak pihak.

Djaduk Ferianto merupakan putra bungsu seniman tari legendaris Bagong Kussudiardja. Dia meninggalkan satu istri dan lima orang anak.

Seniman Butet Kartaredjasa, melalui akun Instagram-nya, @masbutet, mengabarkan meninggalnya adiknya itu.

RIP. Djaduk Ferianto, tulis Butet. Ia mengunggah gambar tulisan Sumangga Gusti atau Silakan Tuhan berwarna putih pada latar belakang hitam.(kompas.com/tribun jogja)

Djaduk Ferianto Dimakamkan di Pemakaman Keluarga Sembungan Kasihan Bantul.

Comments