Dirut Pertamina: Penurunan Harga Premium Tak Ganggu Keuangan Perusahaan

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

Dirut Pertamina: Penurunan Harga Premium Tak Ganggu Keuangan Perusahaan

Dirut Pertamina: Penurunan Harga Premium Tak Ganggu Keuangan Perusahaan

KEPONEWS.COM - Dirut Pertamina: Penurunan Harga Premium Tak Ganggu Keuangan Perusahaan JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menurunkan harga BBM jenis Premium di wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali). Penurunan dari harga sebelumnya sebesar Rp6.550 menjadi Rp6.450 per liter yang mulai ber...
Loading...

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menurunkan harga BBM jenis Premium di wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali). Penurunan dari harga sebelumnya sebesar Rp6.550 menjadi Rp6.450 per liter yang mulai berlaku pada Minggu (10/2/2019) pukul 00:00 WIB.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati memastikan, penurunan harga BBM jenis Premium itu takkan menggangu kinerja keuangan perseroan. Menurutnya, penurunan ini sudah diperhitungkan dengan tepat.

Harga Premium hingga Pertamax Diturunkan, Begini Alasan Kementerian ESDM

"Enggak masalah kok (ke keuangan). Sudah dikalkulasi, enggak ada masalah. Enggak ganggu keuangan kok," kata dia saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (11/1/2019).

Menurutnya, penurunan harga ini berdasarkan formula yang telah ditetapkan pemerintah. "Kita mengikuti aturan itu," tuturnya.

Penjualan BBM Pertalite Meningkat

Dia menyatakan, penurunan harga tidak mengurangi pasokan Premium di setiap SPBU. Nicke memastikan, Pertamina akan terus memonitor penyaluran premium ke setiap SPBU.

Dia menyebutkan, total penyaluran Premium di seluruh Indonesia mencapai 10,5 juta kilo liter (KL) untuk tahun lalu maupun di tahun ini. Kata dia, bila memang terjadi kelangkaan Premium, maka masyarakat dapat melaporkannya pada Pertamina.

"Apalagi sekarang ada call center 135, ya dilaporkan saja kalau ada kelangkaan," katanya.

(kmj)

Loading...

Comments