Diduga Sebar Informasi Menyesatkan, Uni Eropa Tuntut Facebook

Tekno & Gadget

Updates / Tekno & Gadget

Diduga Sebar Informasi Menyesatkan, Uni Eropa Tuntut Facebook

Diduga Sebar Informasi Menyesatkan, Uni Eropa Tuntut Facebook

KEPONEWS.COM - Diduga Sebar Informasi Menyesatkan, Uni Eropa Tuntut Facebook JAKARTA - Uni Eropa pada Selasa 20 Desember 2016 menuduh Facebook Inc memberikan informasi yang salah atau menyesatkan kepada penyelidik yang menginvestigasi pembelian mereka terhadap aplikasi chat, W...
Loading...
JAKARTA - Uni Eropa pada Selasa 20 Desember 2016 menuduh Facebook Inc memberikan informasi yang salah atau menyesatkan kepada penyelidik yang menginvestigasi pembelian mereka terhadap aplikasi chat, WhatsApp, pada 2014. Tuntutan yang memungkinkan perusahaan terkena denda besar itu terbilang mengejutkan.

Komisi Eropa mengatakan mereka mencurigai Facebook tidak akuratselama pengambilalihan WhatsApp pada 2014. Mereka juga diduga tidak dapat memercayakan akun penggunaantara FacebookdanWhatsApp. Seperti diketahui, perusahaan mulaimembagikan datasetelah dua tahun berjalan bersama.

Jika diputuskan Facebook melanggar aturan prosedur merger Uni Eropa, komisi bisa mendenda perusahaan hingga 1% dari pendapatan di seluruh dunia. Denda tersebut bisa mencapai USD179 juta berdasarkan pendapatan Facebookpada 2015. Uni Eropa membuat tuduhan itu dalam sebuah pernyataan resmi.

Berkas dakwaan yang Facebook harus tanggapi hingga akhir Januaritersebut juga menambahkanperaturan baru Facebook dengan WhatsApp. "Kami telah secara konsisten memberikan informasi yang akurat tentang kemampuan teknis dan rencana," kata juru bicara Facebook.

BERITA REKOMENDASI


"Kami menghormati proses komisi dan yakin bahwa ulasan penuh dari fakta-fakta akan mengonfirmasi Facebook telah bertindak dengan iktikad baik," lanjutnya.

Sangat jarang perusahaan dikenakan tuduhan membuat pernyataan menyesatkan selama proses persetujuan merger di Eropa. Uni Eropa mengatakan belum mengambil langkah tersebut karena aturan baru yang mendorong denda mulai diberlakukan pada 2004.

"Apa yang kami lihat hari ini adalah tegaknya moral untuk mengatakan, bahkan pada perusahaan teknologi besar, bahwa Anda tidak bisa berbohong kepada agensi," kata Nicolas Petit, seorang profesor hukum persaingan di University of Lige, Belgia.

Diduga Sebar Informasi Menyesatkan, Uni Eropa Tuntut Facebook

Comments