Dianggap Berisiko Spyware, Kominfo Kaji Pengaturan Izin VPN

Tekno & Gadget

Updates / Tekno & Gadget

Dianggap Berisiko Spyware, Kominfo Kaji Pengaturan Izin VPN

Dianggap Berisiko Spyware, Kominfo Kaji Pengaturan Izin VPN

KEPONEWS.COM - Dianggap Berisiko Spyware, Kominfo Kaji Pengaturan Izin VPN JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika sedang mengkaji kemungkinan untuk mengatur izin untuk virtual private network (VPN) setelah layanan tersebut jamak digunakan saat pembatasan akses sosm...
Loading...

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika sedang mengkaji kemungkinan untuk mengatur izin untuk virtual private network (VPN) setelah layanan tersebut jamak digunakan saat pembatasan akses sosmed pada Mei lalu.

"Kalau pun ada aturan, perihal izin, tidak ada larangan," kata Dirjen Software Informatika Semuel A Pangerapan, saat ditemui wartawan, Rabu (12/6/2019).

Rencana mengatur VPN muncul karena masyarakat banyak memakai layanan VPN gratis agar tetap dapat mengakses sosmed saat periode pembatasan pada Mei lalu.

VPN pada dasarnya merupakan layanan internet tertutup sehingga Semuel mempertanyakan mengapa ada operator yang memberikan layanan internet secara gratis.

VPN gratis berisiko disalahgunakan untuk menginjeksi spyware dan mencuri data pengguna.

"Maka itu, kita kaji regulasi bahwa layanan VPN harus berizin," kata Semuel.

Kominfo coba kaji izin terkait penggunaan VPN

Badan Siber: VPN Bahayakan Data Pribadi

Layanan VPN merupakan bagian dari internet service provider (ISP) atau penyelenggara jasa internet sehingga izin yang akan digunakan merupakan izin ISP.

"Semua ISP pasti punya layanan VPN karena layanan itu tersambung dengan layanan internet lainnya," kata Semuel.

Kominfo belum bisa menargetkan kapan regulasi VPN ini akan berlaku karena saat ini masih dalam tahap kajian.

Isu VPN mencuat pada masa pembatasan akses ke sosmed pasca aksi 22 Mei yang menimbulkan kericuhan, warganet memasang VPN agar mereka tetap dapat mengakses sosmed seperti biasa.

Banyak warganet yang memasang VPN gratis tanpa memahami risiko memakai layanan gratis tersebut.

Beda VPN dan Cloudflare DNS, Mana Paling Aman?

Alasan Penting Kominfo Tak Sarankan Penggunaan VPN

(ahl)

Loading...

Comments