Cerita Ririn Dwi Ariyanti Tetapkan Social Distancing di Lokasi Syuting

Music - Movies - TV

Updates / Music - Movies - TV

Cerita Ririn Dwi Ariyanti Tetapkan Social Distancing di Lokasi Syuting

Cerita Ririn Dwi Ariyanti Tetapkan Social Distancing di Lokasi Syuting

KEPONEWS.COM - Cerita Ririn Dwi Ariyanti Tetapkan Social Distancing di Lokasi Syuting Ririn Dwi Ariyanti kembali sibuk di lokasi syuting. Saat ini Ririn tengah mejalani produksi sinetron terbarunya, "Aku Ingin Dicintai", yang segera tayang di ANTV. Seperti kebanyakan orang, Ririn Dw...

Ririn Dwi Ariyanti kembali sibuk di lokasi syuting. Saat ini Ririn tengah mejalani produksi sinetron terbarunya, "Aku Ingin Dicintai", yang segera tayang di ANTV.

Seperti kebanyakan orang, Ririn Dwi Aryanti juga sempat was-was saat harus beraktivitas di tenga pandemi Covid-19. Namun kekhawatiran itu luntur setelah melihat penerapan protokol kesehatan di tempatnya bekerja.

"Ya akhirnya kita disadarkan diri kalau hidup harus jaga kebersihan. Ada protokol-protokol standar yang harus dilakukan," ungkap Ririn Dwi Ariyanti, kepada tabloidbintang.com.

Ririn Dwi Ariyanti kembali sibuk di lokasi syuting. (Seno/tabloidbintang)

Ririn Dwi Ariyanti kembali sibuk di lokasi syuting. (Seno/tabloidbintang)

Dulu, kenang Ririn Dwi Ariyanti, para pemain bebas bercengrakama di sela pengambilan gambar. Kini hal itu sudah tidak bisa dilakukan. Karena, masing-masing artis harus menjaga jarak dan menunggu giliran syuting di ruangan khusus.

"Social distancing berlaku kok. Biasanya suka ada mongkrong rame-rame, sekarang habis take balik nunggu. Nggak berkumpul secara berlebihan," tutur Ririn Dwi Ariyanti.

Di sinetron Aku Ingin Dicintai, Ririn Dwi Ariyanti dipasangkan dengan Jonathan Frizzy. Sinetron ini segera tayang di ANTV.

Ririn Dwi Ariyanti kembali sibuk di lokasi syuting. (Seno/tabloidbintang)

Ririn Dwi Ariyanti kembali sibuk di lokasi syuting. (Seno/tabloidbintang)

(ari)

Komentar merupakan tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Comments