Cegah Rob di Pantai Utara Indramayu, PUPR Bangun Bendung Karet

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

Cegah Rob di Pantai Utara Indramayu, PUPR Bangun Bendung Karet

Cegah Rob di Pantai Utara Indramayu, PUPR Bangun Bendung Karet

KEPONEWS.COM - Cegah Rob di Pantai Utara Indramayu, PUPR Bangun Bendung Karet Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau pengerjaan proyek Bendung Karet Kali Perawan yang berada di Desa Kertawinangun Indramayu, Jawa Barat. Pembangunan bendun...


Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau pengerjaan proyek Bendung Karet Kali Perawan yang berada di Desa Kertawinangun Indramayu, Jawa Barat.

Pembangunan bendung ini, ditujukan untuk daerah permukiman dan lahan pertanian di Pantai Utara Indramayu yang kerap mengalami banjir karena pasang-surut dan intrusi air laut yang akibatkan air menjadi payau serta tidak layak untuk dikonsumsi atau untuk mengairi lahan persawahan.

Basuki mengatakan kehadiran bendung karet akan mengurangi risiko banjir di tiga desa seluas 380 hektare adalah Desa Kertawinangun, Desa Ilir dan Desa Soge.

Selain mengatasi banjir dan intrusi air laut, lanjut Basuki pembangunan Bendung Karet yang dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Ditjen Sumber Daya Air berfungsi sebagai tempat penyimpanan air.

"Pembangunan bendung tidak membutuhkan pembebasan lahan karena memakai badan sungainya sendiri. Desain dan konstruksinya lebih sederhana dibanding pembangunan bendungan," kata dia di Indramayu, Kamis 8 November 2018.

Bendung Karet Kali Perawan.

Basuki mengungkapkan, untuk pembangunan bendung ini sendiri pihaknya telah menganggarkan sekitar Rp67,4 miliar dari anggaran Kementerian PUPR tahun anggaran 2018.

image_title

Menteri Basuki Emosi di Lokasi Proyek PUPR

image_title

Begini Antisipasi PUPR Cegah Sengketa Kontrak Proyek Konstruksi

image_title

Kementerian PUPR Tiadakan Anggaran Normalisasi Ciliwung 2018-2019

Adapun untuk teknik operasi bendung tersebut, Basuki memaparkan bahwa saat musim kemarau, pintu bendung akan ditutup sehingga bisa menampung air lebih dari satu juta meter kubik.

Sementara pada musim hujan, pintu bendung akan ditutup hingga ketinggian air mencapai elevasi 1,9 meter, yang kemudian dialirkan ke laut dengan kapasitas 255,18 m3/detik.

Dengan demikian, debit air sungai tersebut dapat digunakan untuk mengairi daerah irigasi seluas 2.307 hektare dan dapat membantu peningkatan jumlah panen dari dua kali menjadi tiga kali panen dalam setahun.

Selain itu, bendung karet ini juga dimanfaatkan untuk mengairi daerah perikanan air tawar seluas 200 hektare. Untuk mengakomodir kebutuhan para petani garam, akan dibuat saluran khusus mengalirkan air laut ke tambak-tambak garam sepanjang satu kilometer.

Bendung Karet Kali Perawan Siap Beroperasi dan Diresmikan

Loading...

Comments