Bumi Jadi Perebutan Mahluk Alien

Unik

Ragam / Unik

Bumi Jadi Perebutan Mahluk Alien

Bumi Jadi Perebutan Mahluk Alien

KEPONEWS.COM - Bumi Jadi Perebutan Mahluk Alien Pada 28 Juni 2015, dari crop circle yang muncul di Torino, Italia, dianggap sebagai berita yang memberikan pesan berhati-hatilah terhadap mahluk alien yang membawa bingkisan . (Foto interne...
Loading...
Pada 28 Juni 2015, dari crop circle yang muncul di Torino, Italia, dianggap sebagai berita yang memberikan pesan berhati-hatilah terhadap mahluk alien yang membawa bingkisan . (Foto internet)

Oleh: Chen Songling

Berikut ini artikel lanjutan Resensi Buku: Pengungkapan Kehidupan dari Luar Planet Bumi bagian (8)

4-3 Bumi Jadi Perebutan Mahluk Alien

Satu pertanyaan yang tidak bisa dipahami oleh kalangan yang meneliti mahluk alien merupakan apa sebenarnya tujuan mahluk alien terhadap manusia?

Sebenarnya di antara sekian banyak jenis mahluk alien yang eksis ketika ini, tidak hanya paras dan penampilan sangat berbeda jauh, dengan motivasi dan tujuan yang juga berbeda: ada mahluk alien yang berpenampilan ramah dan bersahabat, menyatakan bertujuan memberikan masa depan yang lebih baik bagi manusia.

Ada yang kaku, dingin, misterius dan sembunyi-sembunyi.

Lewat teknologi antariksa yang dimiliki, mereka masing-masing berusaha menyebar-luaskan pandangannya dan ingin memiliki pengaruh terhadap planet bumi.

Bahkan berniat kawin silang dengan manusia bumi, sehingga pada akhirnya dapat menggantikan manusia.

Mahluk alien dari kubu yang berbeda memiliki prinsip yang berbeda pula, mereka bisa saling menyerang, saling tuding, saling invasi, dan menyebabkan manusia terancam.

Dari sudut pandang lain, hal ini juga tidak mengherankan, karena di mata alien, bumi tadinya merupakan wilayah mereka, munculnya manusia di bumi bukan hal yang bisa mereka kendalikan dan di luar prediksi mereka, apalagi eksis sampai ketika ini.

Oleh karena itu bumi tempat keberadaan manusia ini pun menjadi tempat perebutan dan adu kekuatan bangsa lawas ini.

Mahluk alien sulit untuk dibedakan mana yang baik dan mana yang jahat.

Jenis mereka juga sangat banyak, di antara mereka selalu terjadi saling invasi dan saling ekspos, memperingatkan manusia, yang berarti dalam hal menghadapi berita terkait mahluk alien.

Seharusnya kita selalu waspada dan harus dipikirkan baik-baik.

Berangkat dari Dua Crop Circle Peringatkan Manusia

Pada 28 Juni 2015, dari crop circle yang muncul di Torino, Italia, dianggap sebagai berita yang memberikan pesan berhati-hatilah terhadap mahluk alien yang membawa bingkisan . (Foto internet)

Pada 28 Juni 2015, di Torino, Italia, muncul sebuah crop circle yang ditampilkan dalam abjad latin, berupa penggalan puisi karya Virgil (70 SM 19 M, dijuluki sebagai sastrawan terhebat klasik Roma) yang berjudul Aeneid .

Huruf pertama merupakan timeo yang artinya takut , lalu huruf kedua ialah et yang dalam bahasa Latin bermakna dengan.

Namun dengan kata-kata modern diartikan mahluk alien atau ET , huruf ketiga ialah ferentes yang berarti membawa.

Kata-kata dalam puisi Virgil ialah Timeo Danaos et dona ferentes.

Dalam puisi asli kalimat ini berarti berhati-hatilah pada orang Yunani yang membawa hadiah.

Yang dimaksud ialah kisah Trojan: orang Yunani menggunakan kuda Trojan sebagai hadiah untuk menipu bangsa Troya lalu menyerang kota, kemudian darah pun membanjiri kota tersebut.

Crop circle (kuda Troyan) di masa modern ini bisa diartikan berhati-hatilah pada mahluk alien yang membawa hadiah.

Mengapa mahluk alien memperingatkan manusia agar berhati-hati terhadap hadiah dari mahluk alien?

Apakah yang dimaksud dengan hadiah dalam hal ini merupakan teknologi canggih?

Atau mengatas namakan Sang Penyelamat membuat ramalan yang tidak benar, atau bahkan memberikan janji palsu pada manusia mengenai masa depan indah?

(Foto internet)

Apakah kita bisa mempercayai mahluk alien yang memberikan peringatan itu berniat baik?

Lalu jenis mahluk alien yang manakah yang harus diwaspadai oleh manusia?

Hingga ketika ini masih banyak teka-teki yang tak terpecahkan, dan pada crop circle masih terdapat banyak kode-kode rahasia yang belum bisa dipecahkan.

Bagaimana pun juga, peringatan ini telah membuat tidak tenang.

Buku Solving the Communion karya Whitley Strieber menanggapi masalah ini: mahluk alien yang baik dan yang jahat mungkin masih menyembunyikan sesuatu dari manusia, alasannya tidak tentu.

Bagi mahluk alien yang jahat, begitu manusia telah mengetahui niat jahatnya maka manusia akan bangkit dan melawan.

Oleh karena itu mahluk alien harus merahasiakan aktivitas mereka.

Sedangkan mahluk alien yang baik akan sebisa mungkin mengurangi intensitas intervensi sampai ke tingkat terendah, agar peradaban manusia berkembang sesuai dengan jalur yang semestinya. (sud/whs/rp)

BERSAMBUNG

Comments