Bulutangkis Malaysia di Denmark Open Kritis, Cuma Tersisa Si Seksi Ini

Sepakbola

Sports / Sepakbola

Bulutangkis Malaysia di Denmark Open Kritis, Cuma Tersisa Si Seksi Ini

Bulutangkis Malaysia di Denmark Open Kritis, Cuma Tersisa Si Seksi Ini

KEPONEWS.COM - Bulutangkis Malaysia di Denmark Open Kritis, Cuma Tersisa Si Seksi Ini Malam ini, Jumat 18 Oktober 2019, menjadi waktu paling mendebarkan bagi bulutangkis Malaysia. Mau tahu kenapa? Ya, karena nasib bulutangkis Malaysia di BWF World Tour Super 750, Denmark Open 2019, kin...
Loading...

Malam ini, Jumat 18 Oktober 2019, menjadi waktu paling mendebarkan bagi bulutangkis Malaysia. Mau tahu kenapa?

Ya, karena nasib bulutangkis Malaysia di BWF World Tour Super 750, Denmark Open 2019, kini sedang kondisi kritis. Alasannya adalah, di turnamen ini hanya ada satu saja wakil negeri jiran yang tersisa.

Ironisnya lagi, wakil yang tersisa bukan berasal dari tim nasional Malaysia, mereka pemain profesional yang telah hengkang dari timnas. Mereka ada si seksi Goh Liu Ying dan duetnya Chan Peng Soon.

Harapan Malaysia untuk bisa membawa satu gelar juara dari Denmark Open 2019 benar-benar hanya tergantung dari penampilan mereka di perempatfinal nanti. Jikalau mereka kalah, maka Malaysia memperpanjang catatan buruk tak pernah membawa pulang gelar juara DenmarkOpen menjadi tiga tahun beruntun.

Chan Peng Soon/Goh Liu Ying

Yang lebih tak menguntungkan lagi, lawan yang bakal dihadapi juara Thailand Masters 2019 dan New Zealand Open 2019 bukan ganda campuran kacangan, mereka akan menghadapi penguasa ranking 5 dunia, Seo Seung Jae/Chae YuJung.

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon

Awas, Lawan Kevin/Marcus di Denmark Open Pernah Bikin Sakit Hati

Goh Jin Wei.

Curhat Pilu Ratu Bulutangkis Dunia yang Idap Penyakit Misterius

BWF World Tour.

Nasib Bulutangkis Putri Malaysia Lebih Tragis dari RI di Denmark Open

Li Xue Rui (tengah)

Kabar Mengejutkan, Ratu Bulutangkis Olimpiade London Pensiun

Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq (belakang)

Malaysia Ngebet Gojek hingga Laga Terdramatis di Denmark Open

Jonatan Christie

Ditikung Terus di Denmark, Entah Apa yang Merasuki Jonatan dan Ginting

Memang, dari catatan pertemuan kedua pasangan, mereka sama-sama dua kali saling mengalahkan. Hanya saja penampilan Seo/Chae dalam 3 turnamen terakhir lebih baik dari Chan/Goh.

Perlu diketahui, sudah dua turnamen secara beruntun Malaysia harus pulang cuma membawa oleh-oleh koper saja lho. Seperti di Korea Open 2019 dan China Open 2019. Mereka terakhir kali mendapatkan gelar juara di Chinese Taipei Open 2019, itu juga melalui usaha ganda non-timnas, Goh V Shem/Tan Wee Kiong.

Apakah Chan/Goh bisa menjadi pahlawan yang bisa mengibarkan bendera Malaysia di Odense Sportspark, Odense V, Denmark nanti? Semoga saja.

Awas, Lawan Kevin/Marcus di Denmark Open Pernah Bikin Sakit Hati

Comments