Bule Rusia Dideportasi, Niluh Djelantik: Di Mana Bumi Dipijak, Di Sana Langit Dijunjung

Spots & Destinasi

Travel / Spots & Destinasi

Bule Rusia Dideportasi, Niluh Djelantik: Di Mana Bumi Dipijak, Di Sana Langit Dijunjung

Bule Rusia Dideportasi, Niluh Djelantik: Di Mana Bumi Dipijak, Di Sana Langit Dijunjung

KEPONEWS.COM - Bule Rusia Dideportasi, Niluh Djelantik: Di Mana Bumi Dipijak, Di Sana Langit Dijunjung TURIS asal Rusia sempat viral karena buang motor di laut Bali dan membuat geger netizen, kabarnya akan segera dideportasi. Hal itu diungkapkan oleh Niluh Djelantik di laman Instagram pribadinya. Ya, v...

TURIS asal Rusia sempat viral karena buang motor di laut Bali dan membuat geger netizen, kabarnya akan segera dideportasi. Hal itu diungkapkan oleh Niluh Djelantik di laman Instagram pribadinya.

Ya, video viral itu memperlihatkan sepasang turis asal Rusia yang terjun ke laut Bali dengan motor yang dikendarainya. Dua turis asing tersebut bernama Sergey Kosenko dan Alina Oshutinskaya.

Sementara itu, desainer ternama sekaligus seorang politisi asal Bali ini sempat angkat suara. Niluh Djelantik juga terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

Turis

Belum lama ini, muncul kabar terbaru dari kelanjutan kasus Sergey Kosenko yang diunggah oleh Mbok Niluh. Kabarnya, turis Rusia itu mendapatkan undangan pertemuan yang diajukan oleh Niluh Djelantik terkait aksi nekatnya itu.

Melalui video singkat yang diunggah Niluh Djelantik pada 18 Januari 2021, Sergey Kosenko meminta maaf kepada masyarakat Bali dan Indonesia atas kesalahannya yang sengaja membuang motor ke laut dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

"Kami juga mengingatkan bahwa dia harus mentaati aturan pemerintah terkait izin tinggal, izin usaha atau kerja dan kewajiban perpajakan untuk revenue perusahaan atau pribadi sesuai peraturan yang berlaku," tulis Niluh Djelantik dalam keterangan unggahannya tersebut.

Ia melanjutkan bahwa pihak imigrasi Bali akan tetap melakukan deportasi terhadap Sergey dan akan dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan.

"Postingan ini sekaligus memberikan pesan bahwa kami orang Indonesia dan khususnya Bali sama sekali tidak mempunyai masalah ataupun bermaksud mengecilkan arti WNA," lanjut Ni Luh Djelantik,

"Di mana bumi dipijak di sana langit kita junjung," sambungnya.

Comments