BREAKING NEWS: Penembakan di dua masjid, sejumlah orang meninggal dunia

Internasional

News / Internasional

BREAKING NEWS: Penembakan di dua masjid, sejumlah orang meninggal dunia

BREAKING NEWS: Penembakan di dua masjid, sejumlah orang meninggal dunia

KEPONEWS.COM - BREAKING NEWS: Penembakan di dua masjid, sejumlah orang meninggal dunia Sejumlah orang meninggal dunia setelah terjadi penembakan terhadap dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, sebut kepolisian. Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengatakan ini ialah...
Loading...

Sejumlah orang meninggal dunia setelah terjadi penembakan terhadap dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, sebut kepolisian.

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengatakan ini ialah kejadian "luar biasa, tak pernah terjadi sebelumnya, dan salah satu hari terkelam" negara tersebut.

Dia juga mengatakan "seorang terduga telah ditahan aparat", tapi mungkin ada lainnya yang terlibat.

Insiden disebut berlangsung di Masjid Al Noor, di pusat Kota Christchurch, dan Masjid Linwood, di pinggiran kota. Laporan menyebutkan penghuni masjid Linwood, telah dievakuasi.

masjidBBC

Seorang penyintas yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada TV New Zealand bahwa dia melihat pelaku bersenjata menembak seorang pria pada bagian dada. Dia memperkirakan penembakan berlangsung selama 20 menit dan sedikitnya 60 orang mungkin cedera.

Pelaku dilaporkan menyasar ruang salat bagian pria di masjid, kemudian beralih ke ruang perempuan.

"Yang saya lakukan pada dasarnya hanya menunggu dan berdoa, 'Ya Tuhan, saya mohon agar orang ini kehabisan peluru'," papar saksi tersebut.

"Dia datang ke bagian sini, dia menembak bagian sini. Dia lalu beranjak ke ruangan lain dan ke bagian perempuan kemudian menembak mereka. Saya mendengar salah seorang perempuan meninggal dunia."

Apa keterangan polisi?

"Sebuah situasi serius dan terus berkembang sedang berlangsung di Christchurch dengan seorang penembak aktif.

"Kepolisian merespons dengan kemampuan penuh untuk mengatasi situasi, tapi risiko tetap sangat tinggi.

Loading...

Comments