BNN Ungkap Tindak Pencucian Uang Hasil Narkotika Senilai Rp 6,4 Triliun

Nasional

News / Nasional

BNN Ungkap Tindak Pencucian Uang Hasil Narkotika Senilai Rp 6,4 Triliun

BNN Ungkap Tindak Pencucian Uang Hasil Narkotika Senilai Rp 6,4 Triliun

KEPONEWS.COM - BNN Ungkap Tindak Pencucian Uang Hasil Narkotika Senilai Rp 6,4 Triliun JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) serta Bareskrim Polri berhasil mengungkap...
Loading...

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) serta Bareskrim Polri berhasil mengungkap Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) senilai kurang lebih Rp 6,4 Triliun.

Pengungkapan TPPU tersebut dilakukan BNN selama lebih dari satu tahun terhadap ketiga tersangka yakni DY, HR dan FH.

Ketiga tersangka diduga melakukan TPPU selama periode tahun 2014 - 2016 dengan menggunakan enam perusahaan fiktif yang dilakukan untuk transaksi keuangan dari beberapa bandar narkotika.

Bahkan, salah satu perusahaan fikti tersebut yakni PT PSS mengirimkan dana ke luar negeri sebesar Rp 6,4 Triliun dengan 2.136 invoice fiktif melalui sejumlah bank.

Setelah Gerebek Kantor GoCar, Kalong Solo Membuat Petisi

"Berawal dari berita hasil pemeriksaan PPATK perihal transaksi mencurigakan sebesar Rp 6,4 Triliun yang bersumber dari kasus narkotikajaringan Togiman, Haryanto Candra dan kawan-kawannya," kata Deputi Pencegahan BNN, Arman Depari saat rilis barang bukti dan tersangaka di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (28/2/2018).

Selain nama-nama tersangka sindikat narkotika tersebut, BNN juga melihat adanya keterlibatan bandar narkotika yang telah di eksekusi mati yakni Freddy Budiman dalam kasus TPPU ini.

Selain itu, BNN juga berhasil mengamankan barang bukti lainnya berupa 3 unit apartemen, 6 unit ruko, 1 unit rumah, 3 unit mobil, 2 unit toko, sebidang tanah di daerah Jakarta Selatan serta uang tunai senilai Rp 1,65 Miliar.

Atas perbuatannya tersebut, ketiga tersangka dijerat dengan Undang-Undang no 35 tahun 2009 perihal Narkotika dan Undang-Undang no 8 tahun 2010 wacana Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Berlatih di Tempat Tak Berlisensi, Bocah Empat Tahun Lumpuh Setelah Melakukan Gerakan Berbahaya

"UU narkotika sendiri para tersangaka terancam hukuman mati, dan untuk TPPU mereka terancam pidana 17 hingga 20 tahun penjara," terang Arman Depari.

BNN Ungkap Tindak Pencucian Uang Hasil Narkotika Senilai Rp 6,4 Triliun

Comments