Bertemu Komunitas Bissu, 20 Seniman Muda Ajang Temu Seni Performans Belajar Maknai Pejuang Pelestari Warisan Seni Budaya

Lifestyle & Fashion

Life & Style / Lifestyle & Fashion

Bertemu Komunitas Bissu, 20 Seniman Muda Ajang Temu Seni Performans Belajar Maknai Pejuang Pelestari Warisan Seni Budaya

Bertemu Komunitas Bissu, 20 Seniman Muda Ajang Temu Seni Performans Belajar Maknai Pejuang Pelestari Warisan Seni Budaya

KEPONEWS.COM - Bertemu Komunitas Bissu, 20 Seniman Muda Ajang Temu Seni Performans Belajar Maknai Pejuang Pelestari Warisan Seni Budaya Sebanyak 20 seniman muda peserta ajang Temu Seni Performans di Makassar melaksanakan rencana kunjungan budaya ke masyarakat istiadat, yaitu Komunitas Bissu di Segeri, Pangkep....

Sebanyak 20 seniman muda peserta ajang Temu Seni Performans di Makassar melaksanakan rencana kunjungan budaya ke masyarakat istiadat, yaitu Komunitas Bissu di Segeri, Pangkep.

Kedatangan seniman muda dan rombongan pengasuh Temu Seni disambut hangat di rumah masyarakat Bissu dengan alunan alat musik khas Bugis berupa gendang, gong, pui-pui dan lae-lae.

Tak hanya itu, di momen istimewa tersebut pemimpin Bissu Puang Matoa Bissu Nani bersama sejumlah anggota keluarga menyajikan ritual Ma giri, sebuah tarian spiritual yang sudah berumur ratusan tahun.

Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sulawesi Selatan, Andi Syamsu Rijal memberikan, Bissu merupakan pewaris dan pejuang pemelihara warisan budaya suku Bugis.

Gelora Bung Karno Bakal Digeruduk Ribuan Pecinta Sepeda Ontel pada 14 Agustus 2022

Bissu di Sulawesi Selatan dapat ditemui di Kabupaten Pangkep, Bone, Wajo dan Sopeng.

Sebanyak 20 seniman muda ajang Temu Seni Performans di Makassar melaksanakan agenda kunjungan budaya ke masyarakat adat Bissu di Segeri, Pangkep.Sebanyak 20 seniman muda ajang Temu Seni Performans di Makassar melaksanakan rencana kunjungan budaya ke masyarakat tata cara Bissu di Segeri, Pangkep.

"Dalam keseharian, Bissu inilah yang mempertahankan pusaka-pusaka istiadat warisan nenek moyang kita dulu dan keberadaannya termaktub dalam risalah Bugis kuno I La Galigo, terangnya dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, belum lama ini.

Lebih jauh Syamsu Rijal menuturkan bahwa dari Ma giri yang dipersembahkan di awal pertemuan merupakan sebuah ritual permohonan ijin yang mengandung sebuah konsep dunia atas, dunia tengah dan dunia bawah, nilai yang tetap dipertahankan oleh para Bissu.

Terlepas dari begitu banyak kendala dan tantangan, kekayaan kearifan lokal bagi komunitas Bissu selalu menjadi hal utama yang diperjuangkan untuk dilestarikan di tengah kemajuan jaman yang ada.

Komunitas Bissu dan masyarakat Sulawesi Selatan berharap usaha ini bisa menjadi usaha bersama, termasuk para seniman muda yang muncul dalam kunjungan budaya ini.

Agar Bisa Bersaing di Dunia Internasional, Ini Pentingnya Belajar Bahasa Inggris Lewat Komunitas

"Silakan untuk mempelajari dan memahami Bissu serta sampaikan keberadaan dan kekayaan budayanya kepada siapa saja," ujarnya.

Comments