Berkaca dari Kegagalan, Cara Mercedes Tunjukkan Dominasi di Formula 1

Formula 1

Sports / Formula 1

Berkaca dari Kegagalan, Cara Mercedes Tunjukkan Dominasi di Formula 1

Berkaca dari Kegagalan, Cara Mercedes Tunjukkan Dominasi di Formula 1

KEPONEWS.COM - Berkaca dari Kegagalan, Cara Mercedes Tunjukkan Dominasi di Formula 1 SUZUKA Tidak bisa dimungkiri bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Tim Mercedes telah mendominasi jalannya kejuaraan Formula One (F1). Bagaimana tidak, selama tiga tahun berturut-turut, yakni 20...

SUZUKA Tidak bisa dimungkiri bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Tim Mercedes telah mendominasi jalannya kejuaraan Formula One (F1). Bagaimana tidak, selama tiga tahun berturut-turut, yakni 2014, 2015, dan 2016 Mercedes selalu menjadi konstruktor pemenang.

Bos Mercedes, Toto Wolff, menjelaskan bahwa keberhasilan yang didulang timnya tersebut tak lepas dari luka di masa lalu, di mana mereka mengalami keterpurukan. Menurutnya, pelajaran dari kekalahan sebelumnya merupakan sesuatu yang sangat berharga dan membuat bangkit.

BERITA TERKAIT +

(Gagal Bersinar di Sepang, Mercedes Incar Kemenangan di Suzuka)

Ingin melanjutkan tren positif tersebut, Wolff pun mencanangkan kebangkitan Mercedes kala berlaga di Sirkuit Suzuka, Jepang, pada Minggu 8 Oktober 2017. Pasalnya, pada balapan sebelumnya, yakni di Sirkuit Sepang, Malaysia, Mercedes gagal menjadi yang tercepat.

Pembalap mereka, Lewis Hamilton, diharapkan dapat menjadi pemenang di Sirkuit Suzuka guna menancapkan dominasi Mercedes musim ini. Pasalnya, kini tim pabrikan asal Jerman itu tengah berpacu melawan Tim Scuderia Ferrari yang membuntuti mereka di posisi kedua.

Dalam olahraga, di saat-saat sulit, Anda benar-benar melihat kekuatan tim. Kemenangan kami dalam tiga tahun terakhir telah datang karena kami tidak pernah sukses begitu saja, dan bahkan di ketika yang tepat, kami berhasil memasukkan jari kami ke dalam luka dan mengatasi kelemahan kami, terang Wolff, seperti diberitakan The Checkered Flag, Kamis (5/10/2017).

Setelah Malaysia, kami mendapati diri kami melakukan hal yang sama: menganalisis masalah kami, mulai memahami penyebabnya, dan mengerjakan solusi. Namun, ini bukan pekerjaan sesaat. Sementara kami bekerja memperbaiki area tersebut, kami tidak boleh melupakan banyak kekuatan yang telah kami tunjukkan pada musim ini, tukas Wolff.

(fmh)

Berkaca dari Kegagalan, Cara Mercedes Tunjukkan Dominasi di Formula 1

Comments

loading...