Berantas Konten Teroris, Nih Strategi Baru Youtube

Tekno & Gadget

Updates / Tekno & Gadget

Berantas Konten Teroris, Nih Strategi Baru Youtube

Berantas Konten Teroris, Nih Strategi Baru Youtube

KEPONEWS.COM - Berantas Konten Teroris, Nih Strategi Baru Youtube JAKARTA Tak jarang ditemukan pada platform Youtube video-video yang memperlihatkan pornografi dan konten ekstremis yang diunggah oleh masyarakat di seluruh dunia.Bila pihak Youtube menemukan hal ini,...
Loading...

JAKARTA Tak jarang ditemukan pada platform Youtube video-video yang memperlihatkan pornografi dan konten ekstremis yang diunggah oleh masyarakat di seluruh dunia.

Bila pihak Youtube menemukan hal ini, mereka akan segera cepat menariknya atau memblokir akun penggunanya. Namun hingga kini, masih ada yang dapat menembus keamanan platform tersebut.

BERITA REKOMENDASI

Sekarang, siapa pun mereka dapat mencari video ekstremis tersebut di Youtube. Akan tetapi, Youtube akan mengarahkan laman mereka ke daftar putar antiterorisme. Fitur baru yang dijuluki The Redirect Method ini merupakan taktik empat cabang yang diumumkan oleh Google pada bulan lalu.

Tujuannya untuk membatalkan ideologi ekstremis di seluruh platform-nya. Metode Redirect ini dikembangkan oleh Jigsaw, yakni anak perusahaan Alphabet yang misinya untuk melawan ekstremis, penyensoran, dan serangan siber. Di samping perusahaan teknologi lain bernama Moonshot CVE, artinya Melawan Ekstremis Kekerasan.

Jigsaw dan Moonshot CVE mengembangkan teknologinya setelah mempelajari selama beberapa tahun bagaimana faksi-faksi teroris menyukai teknologi ISIS untuk menyebarkan pesan mereka dan merekrut pengikut baru. Dalam beberapa minggu ke depan, Youtube mengatakan bahwa mereka bermaksud menggabungkan Metode Pengalihan ke kueri penelusuran yang lebih luas dalam bahasa di luar bahasa Inggris.

Dengan menggunakan machine learning untuk memperbarui secara dinamis istilah penelusuran dan bekerja dengan LSM untuk mengembangkan konten anti-ekstremis baru, dan meluncurkan metode tersebut ke Eropa.

Inisiatif baru ini muncul, sebagian besar sebagai kemarahan pengiklan karena produk mereka diiklankan secara reguler di video yang dianggap penuh kebencian. Meskipun ada 1 ton tempat lain di internet, di mana orang dapat menemukan konten ekstremis semacam itu, paling tidak salah satu platform video terbesar tidak akan menjadi salah satu dari mereka. Demikian dinukil dari Ubergizmo, Jumat (21/7/2017).

Berantas Konten Teroris, Nih Strategi Baru Youtube

Comments