Benarkah Popularitas YouTube Bisa Mengancam Bisnis Televisi?

Unik

Ragam / Unik

Benarkah Popularitas YouTube Bisa Mengancam Bisnis Televisi?

Benarkah Popularitas YouTube Bisa Mengancam Bisnis Televisi?

KEPONEWS.COM - Benarkah Popularitas YouTube Bisa Mengancam Bisnis Televisi? Boy William (Seno / tabloidbintang) Enggak segampang itu. Di sosmed misalnya, Instagram, Facebook tetap bagus. Beda segmen, sih. Ibu-ibu saya (ibu kandung dan mertua) enggak menonton YouTube. Mere...
Loading...
Boy William (Seno / tabloidbintang)

Boy William (Seno / tabloidbintang)

Enggak segampang itu. Di sosmed misalnya, Instagram, Facebook tetap bagus. Beda segmen, sih. Ibu-ibu saya (ibu kandung dan mertua) enggak menonton YouTube. Mereka tetap memilih televisi, pelantun Kamu-kamu Lagi mencontohkan.

Lain lagi dengan Verrell Bramasta. Ia percaya di masa depan, YouTube yang bisa mengancam industri pertelevisian. Ini terjadi untuk merespons perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup umat manusia.

Semua peradaban hidup pasti mengalami perubahan dan membutuhkan inovasi. Zaman dulu misalnya, orang membaca koran. Sekarang sudah jarang. Dulu orang mempunyai televisi hitam putih, sekarang televisi berwarna. Nah, YouTube bisa jadi alternatif baru media komunikasi di masa yang akan datang. Karena industri YouTube berkembang pesat, profesi YouTuber memang menjanjikan. Kalau tidak, untuk apa dijalani, urai dia.

Sebelum alih profesi, Anji mengingatkan mereka yang ingin jadi YouTuber untuk bertanya kepada diri sendiri, apakah ini keinginan sendiri atau ikut-ikutan. Kalau serius jadi YouTuber, seseorang perlu mempertimbangkan untuk meninggalkan profesi lama agar total.

Mungkin kalau mau serius menjadi YouTuber, artinya tidak lagi menyanyi dan berbisnis, uang yang diterima bisa lebih besar, Anji beropini. Kalau enggan meninggalkan profesi lama, dibutuhkan keterampilan tingkat tinggi untuk membagi waktu.

Salshabilla Adriani (Supri / tabloidbintang)

Salshabilla Adriani (Supri / tabloidbintang)

Inilah yang dirasakan Salshabilla saat ini. Mengedit video biasanya butuh waktu 2 hari. Minimal seminggu sekali saya mengunggah video. Tapi memang akhir-akhir ini saya jarang mengunggah video karena sedang persiapan syuting film baru, pemilik hit Malaikat Baik ini mengakhiri perbincangan.

(wyn/ ind/ han)

Loading...
Loading...

Comments