Benarkah Mitos Kena Tipes Lebih dari Dua Kali Bisa Berakibat Fatal?

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Benarkah Mitos Kena Tipes Lebih dari Dua Kali Bisa Berakibat Fatal?

Benarkah Mitos Kena Tipes Lebih dari Dua Kali Bisa Berakibat Fatal?

KEPONEWS.COM - Benarkah Mitos Kena Tipes Lebih dari Dua Kali Bisa Berakibat Fatal? MENERAPKAN pola hidup sehat bukanlah hal yang mudah. Terkadang tuntutan pekerjaan dan rutinitas yang padat membuat seseorang tidak memerhatikan jam tidur, jenis makanan yang dikonsumsi, hingga waktu u...
Loading...

MENERAPKAN pola hidup sehat bukanlah hal yang mudah. Terkadang tuntutan pekerjaan dan rutinitas yang padat membuat seseorang tidak memerhatikan jam tidur, jenis makanan yang dikonsumsi, hingga waktu untuk berolahraga. Bila sudah begitu, maka dapat meningkatkan risiko terserang penyakit salah satunya ialah tipes.

Menurut dokter spesialis dalam dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, mereka yang kurang tidur, makan tidak teratur dan jorok (kurang higienis), faktor stres tinggi, serta tinggal di lingkungan yang tidak bersih mempunyai daya tahan tubuh yang rendah. Jikalau sudah begitu, maka mereka rentan terkena tipes.

Penyakit tipes mempunyai gejala antara lain demam tinggi yang tidak stabil disertai dengan rasa mual, lemas, nyeri di ulu hati, kembung, dan begah. Bila kondisi-kondisi tersebut tidak kunjung membaik meskipun sudah diberi obat warung, maka orang yang mengalaminya disarankan untuk segera mengunjungi dokter guna mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Ilustrasi sakit

Biasanya untuk menentukan seseorang terkena tipes atau tidak, diharapkan pemeriksaan darah. Bila sudah terbukti tipes, maka dokter akan memberikan antibiotik sebagai obat. Tipes memang bisa disembuhkan melalui perawatan di rumah, namun tidak menutup kemungkinan pasien menjalani rawat inap di rumah sakit terutama jikalau kondisinya mengkhawatirkan.

Benarkah tipes lebih dari sekali harus diwaspadai?

Di sisi lain, ada sebagian masyarakat yang percaya kalau seseorang tidak boleh terkena tipes sampai dua kali atau lebih. Karena bila sudah begitu maka bisa berakibat fatal. Namun dijelaskan oleh dr Ari anggapan ini tidak sepenuhnya benar.

Bahaya atau tidaknya itu tergantung kondisi pasien saat terkena tipes. Seumpanya pasien mengalami dehidrasi karena panas tinggi, mual, dan muntah atau komplikasi hingga pendarahan usus, itu baru harus diwaspadai, terang dr Ari saat berkunjung ke Redaksi Okezone, Rabu (19/6/2019).

Dr Ari menekankan frekuensi terkena tipes tidak otomatis berakibat fatal. Enggak berarti terkena tipes yang kedua atau ketiga kalinya lebih parah. Tergantung dari gejala pada saat kena tipes dan daya tahan tubuhnya, banyak faktor yang harus dilihat, tandasnya.

(dno)

Comments