Begini syarat dan ketentuan membayar zakat sesuai jenisnya, simak ya

Nasional

News / Nasional

Begini syarat dan ketentuan membayar zakat sesuai jenisnya, simak ya

Begini syarat dan ketentuan membayar zakat sesuai jenisnya, simak ya

KEPONEWS.COM - Begini syarat dan ketentuan membayar zakat sesuai jenisnya, simak ya 2. Zakat maal islamicportal.co.uk Jikalau diartikan ke dalam bahasa Arab, kata maal mempunyai arti harta. Sehingga zakat maal merupakan zakat yang wajib dikeluarkan mereka yang mempunyai harta b...

2. Zakat maal

islamicportal.co.uk

Jikalau diartikan ke dalam bahasa Arab, kata maal mempunyai arti harta. Sehingga zakat maal merupakan zakat yang wajib dikeluarkan mereka yang mempunyai harta berkecukupan. Sebaliknya, mereka yang tidak mempunyai harta cukup tentu tidak diwajibkan membayar zakat yang satu ini. Kamu yang berniat ingin membayar zakat maal, terlebih dahulu ketahui syarat dan ketentuan berikut ini:

Harta dikuasai penuh

Sebelum membayar zakat, perlu dipastikan bahwa harta yang dimiliki sepenuhnya milik kamu, dan bukanlah milik orang lain.

Harta berkembang

Syarat lain yang wajib dipenuhi adalah harta yang kamu miliki berpotensi untuk berkembang. Baik digunakan untuk membangun usaha atau berkembang dengan cara yang lain selagi menguntungkan dan halal.

Harta melebihi kebutuhan pokok

Harta yang kamu miliki haruslah telah memenuhi ke utiham pokok sehari-hari bahkan kamu masih mempunyai sisa harta lainnya. Jikalau harta yang dimiliki belum bisa memenuhi kebutuhan pokok, kamu tidak diwajibkan membayar zakat.

Harta mencapai nisab

Nisab merupakan ukuran jumlah minimal harta yang bisa untuk kamu jadikan sebagai zakat. Kamu baru akan diwajibkan membayar zakat bila harta yang dimiliki telah mencapai nisab. Sebaliknya, kewajiban membayar zakat maal tidak berlaku bagi mereka yang hartanya belum mencapai nisab.

Terbebas utang

Kewajiban membayar zakat maal juga tidak berlaku bagi mereka yang masih mempunyai utang. Adanya utang membuat nisab yang ditentukan belum sepenuhnya bisa terpenuhi. Lunasi terlebih dahulu utang yang kamu miliki, baru melakukan zakat maal.

Kepemilikan harta satu tahun

Harta yang kamu miliki saat ini haruslah telah mencapai masa kepemilikan setidaknya selama satu haul. Bila belum mencapai satu tahun, kamu belum diwajibkan membayar zakat. Kepemilikan harta satu tahun ini berlaku bagi banyak sekali macam harta, baik itu uang, emas, hewan ternak, dan lain sebagainya.

Tahukah kamu bahwa zakat maal terdiri dari banyak sekali macam jenis, diantaranya adalah zakat profesi atau zakat penghasilan, zakat pertanian, zakat hewan ternak, zakat pertambangan, dan masih banyak lagi. Di mana hitungan dari setiap jenis zakat maal tersebut juga berbeda-beda. Nah untuk lebih memudahkan memahami zakat maal, simak perumpamaan berikut ini:

abukhadeejah.com

Aji merupakan seorang pria yang mempunyai tabungan berupa emas senilai Rp 100 juta. Tabungan emas tersebut telah dimiliki Aji semenjak akhir tahun 2018 lalu. Nisab dari zakat maal emas adalah 85 gram. Harga emas tahun 2020 ini sekitar Rp 800.000. Sehingga nisab yang wajib Aji penuhi adalah Rp 800.000 x 85 gram = Rp 68.000.000.

Emas yang disimpan Aji telah melampaui nisab, harta tersebut juga telah berusia satu tahun kepemilikan. Sehingga Aji wajib membayar zakat maal di tahun 2020. Besarnya zakat maal yang perlu Aji bayarkan adalah jumlah harta yang dimiliki dikali 2,5%, adalah Rp 2,5 juta.

Perumpaan tersebut tentu membuat kamu lebih memahami bagaimana cara menghitung zakat maal, bukan? Khususnya bagi kamu yang mempunyai tabungan emas. Jumlah nisab yang telah ditentukan tentu berbeda antara zakat maal yang satu dengan yang lainnya. Apabila harta kamu telah mencapai nisab, pastikan tidak lupa untuk membuat zakat, ya.

Comments