Begini Cara Kota Singkawang Amankan Festival Cap Go Meh dari Ancaman Virus Korona Wuhan

Spots & Destinasi

Travel / Spots & Destinasi

Begini Cara Kota Singkawang Amankan Festival Cap Go Meh dari Ancaman Virus Korona Wuhan

Begini Cara Kota Singkawang Amankan Festival Cap Go Meh dari Ancaman Virus Korona Wuhan

KEPONEWS.COM - Begini Cara Kota Singkawang Amankan Festival Cap Go Meh dari Ancaman Virus Korona Wuhan Pemerintah Kalimantan Barat memastikan perhelatan Festival Cap Go Meh (CGM) 2020 akan berjalan dengan lancar. Sama dengan tahun-tahun sebelumnya, Festival Cap Go Meh 2020 dipastikan kembali sukses men...
Loading...

Pemerintah Kalimantan Barat memastikan perhelatan Festival Cap Go Meh (CGM) 2020 akan berjalan dengan lancar.

Sama dengan tahun-tahun sebelumnya, Festival Cap Go Meh 2020 dipastikan kembali sukses menarik perhatian wisatawan yang berkunjung ke Singkawang.

Festival Cap Go Meh

Tahun 2019 saja, tercatat ada 76.964 wisatawan baik dalam maupun luar negeri yang datang ke Singkawang untuk menyaksikan Festival Cap Go Meh. Jumlah itu meningkat dari 2018 yang hanya sekitar 70.000 wisatawan.

Sebagian besar turis atau wisatawan mancanegara yang berkunjung berasal dari Taiwan, Singapura, Australia, Malaysia, Hongkong, Macau, Thailand, dan Filipina. Bahkan ada yang dari China. Tahun ini pun diprediksi sama bakal ramai diserbu wisatawan.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan, dari data yang diterimanya, sampai saat ini kamar-kamar hotel dan homestay sudah full booking untuk beberapa hari sebelum dan setelah Festival Cap Go Meh. Dari data yang ada, di Singkawang tak kurang dari 50 hotel dan homestay.

"Kita belum mendeteksi (jumlah kunjungan wisatawan). Yang jelas, kunjungan (booking) ke hotel dan homestay yang ada di Kota Singkawang sudah penuh saat ini," ungkapnya kepada Okezone.

Lalu terkait merebaknya wabah virus korona Wuhan, dan masuknya turis China ke Singkawang, Tjhai Chui Mie memaparkan, "Terkait virus korona Wuhan itu, kami yakin dan percaya dengan petugas Imigrasi. Saat (turis China) masuk sudah diantispasi dengan pengecekan oleh sejumlah pihak. Kalau terdeteksi virus tentu dia tidak boleh masuk ke Indonesia," jelasnya.

Tjhai Chui Mie menegaskan, jangan sampai ada yang membawa virus korona Wuhan ke Indonesia. Khususnya ke Kota Singkawang.

"Terutama Dinas Kesehatan sudah kami imbau dan antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dari bahayanya virus korona ini," katanya.

Selanjutnya

Comments