Bawa Warna Baru, Joko in Berlin Kawinkan Musik Era 80-an dan 90-an

Music - Movies - TV

Updates / Music - Movies - TV

Bawa Warna Baru, Joko in Berlin Kawinkan Musik Era 80-an dan 90-an

Bawa Warna Baru, Joko in Berlin Kawinkan Musik Era 80-an dan 90-an

KEPONEWS.COM - Bawa Warna Baru, Joko in Berlin Kawinkan Musik Era 80-an dan 90-an Kehadiran Joko in Berlin memberi warna baru di industri musik Tanah Air. Band beranggotakan Mellita Sie (vokalis), Kelana Halim (gitar), Fran Rabit (bas), Popo Fauza (Keyboard), dan Aditya Subakti (dr...
Loading...

Kehadiran Joko in Berlin memberi warna baru di industri musik Tanah Air. Band beranggotakan Mellita Sie (vokalis), Kelana Halim (gitar), Fran Rabit (bas), Popo Fauza (Keyboard), dan Aditya Subakti (drum), ini berkomitmen menghadirkan musik kreatif dan inovatif dalam setiap karya mereka.

Joko in Berlin, yang terbentuk pada tahun 2016 silam, sejauh ini sudah menelurkan tiga single, adalah Ballad of Colors, 3AM, dan Beauteous. Nama mereka mulai akrab di indera pendengaran publik usai tampil di Amazing 16 GTV dan Sweet 17 Trans Media beberapa waktu lalu.

"Kami berusaha menghasilkan karya yang original dan relevan dengan hal-hal keseharian yang biasa dialami dalam aktivitas kehidupan," kata Mellita Sie kepada media, beberapa waktu lalu.

Popo Fauza pun memaparkan pemilihan nama band Joko in Berlin. Menurutnya, nama band tersebut mempunyai arti dan makna khusus bagi kelima personel.

Kehadiran Joko in Berlin memberi warna baru di industri musik Tanah Air. (Istimewa)

Kehadiran Joko in Berlin memberi warna baru di industri musik Tanah Air. (Istimewa)

"Joko merepresentasikan domisili dan background kita sebagai musisi Asia yang berbasis di pulau Jawa. Berlin melambangkan influence scene musik Eropa yang sangat kental didalam karya-karya kita," terangnya.

Musik Joko in Belin menggabungkan sound era 1980-an dan 1990-an. Mereka juga menciptakan musik yang kekinian dengan memadukan unsur cinematic dan perpaduan yang unik untuk generasi milenial.

Mengenai lirik, Joko in Berlin banyak menyinggung hal-hal yang tak jauh dari kehidupan sehari-hari. Misal, berterimakasih atas anugerah indahnya alam, perihal angan-angan, dan kegelisahan.

(ari/ari)

Loading...

Comments