Bahtera Rumah Tangga Pasutri di Singapura yang Dijalani Selama 45 Tahun Kandas Gara-Gara Kucing

Internasional

News / Internasional

Bahtera Rumah Tangga Pasutri di Singapura yang Dijalani Selama 45 Tahun Kandas Gara-Gara Kucing

Bahtera Rumah Tangga Pasutri di Singapura yang Dijalani Selama 45 Tahun Kandas Gara-Gara Kucing

KEPONEWS.COM - Bahtera Rumah Tangga Pasutri di Singapura yang Dijalani Selama 45 Tahun Kandas Gara-Gara Kucing TRIBUNNES.COM, SINGAPURA - Bila biasanya permasalah rumah tangga karena adanya orang ketiga atau masalah ekonomi, pasangan ini berpisah karena kucing. Dilaporkan istrinya terlalu terobsesi dengan...

TRIBUNNES.COM, SINGAPURA - Bila biasanya permasalah rumah tangga karena adanya orang ketiga atau masalah ekonomi, pasangan ini berpisah karena kucing.

Dilaporkan istrinya terlalu terobsesi dengan kucing hingga mengusir suaminya keluar dari rumah mereka.

Dalam putusan pengadilan yang dikeluarkan pada 21 Mei, Hakim Sheik Mustafa Abu Hassan menyatakan bahwa pasangan yang telah menikah selama 45 tahun itu resmi bercerai.

Namun pasangan itu ternyata telah berpisah selama 14 tahun terakhir.

Pasangan itu, yang keduanya tidak disebutkan namanya, dilaporkan telah menikah pada tahun 1975 dan mempunyai tiga anak selama perkawinan mereka.

Sejumlah insiden dan alasan perceraian menyoroti obsesi istrinya terhadap kucing.

Youtuber Rizki Nasution, Anak Kampung Kelahiran Nias yang Sukses Jadi Pengusaha Berkat Kucing

Ketika dia membaca putusannya, Hakim Abu Hassan mengatakan bahwa masalah perkawinan pasangan itu dimulai sekitar tahun 1997, ketika sang istri mengembangkan obsesi terhadap kucing.

Ibunya yang sudah meninggal diduga muncul dalam mimpi istri pria itu dan menyuruhnya untuk bersikap baik kepada kucing.

Wanita itu mulai percaya bahwa merawat kucing ialah satu-satunya cara untuk "ke surga".

Ketika obsesi wanita itu mulai tumbuh, dia mulai berkeliling memberi makan kucing liar dan membawa beberapa ekor ke rumahnya.

Bahtera Rumah Tangga Pasutri di Singapura yang Dijalani Selama 45 Tahun Kandas Gara-Gara Kucing

Comments