Bagaimana Cara Orangtua Mengetahui Anaknya Miliki Komorbid?

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Bagaimana Cara Orangtua Mengetahui Anaknya Miliki Komorbid?

Bagaimana Cara Orangtua Mengetahui Anaknya Miliki Komorbid?

KEPONEWS.COM - Bagaimana Cara Orangtua Mengetahui Anaknya Miliki Komorbid? PENYAKIT penyerta (Komorbid) menjadi ancaman serius bagi setiap masyarakat. Tak hanya selama pandemi Covid-19, namun pada situasi biasa pun, komorbid bisa mengancam jiwa. Terlebih kalau orang tersebut...

PENYAKIT penyerta (Komorbid) menjadi ancaman serius bagi setiap masyarakat. Tak hanya selama pandemi Covid-19, namun pada situasi biasa pun, komorbid bisa mengancam jiwa. Terlebih kalau orang tersebut jarang memeriksakan diri ke dokter dan tidak mengetahui wacana riwayat penyakit yang dimilikinya.

Dokter Spesialis Anak, dr. Reza Fahlevi memaparkan, risiko komorbid tidak hanya dimiliki oleh orang dewasa. Karena anak-anak pun juga bisa mempunyai riwayat komorbid dari semenjak mereka lahir. Oleh alasannya adalah itu, para orangtua wajib mengetahui riwayat komorbid pada anaknya semenjak dini untuk melakukan tindakan antisipasi.

anak kena Covid-19

Penting sekali melakukan pemantauan kesehatan pada anak secara terencana. Kalau bayi usia 0-12 bulan harus dibawa ke dokter setiap bulan untuk vaksinasi, pemantauan pertumbuhan dan melihat perkembangannya. Sementara usia 1-2 tahun per 3 bulan harus dibawa ke dokter untuk memantau perkembangan dan vaksinasi, ujar Dokter Reza dalam Live Instagram Series Bersama Okezone Covid-19 pada Anak: Gejala dan Panduan Isoman , Kamis (22/7/2021).

Dokter Reza mengatakan dengan melakukan pemeriksaan rajin maka dokter bisa memeriksa anak secara menyeluruh sehingga ketahuan apabila anak mempunyai riwayat penyakit seperti stunting, obesitas, kelainan jantung atau penyakit-penyakit lainnya.

Jadi lebih baik mencegah hal yang tidak diinginkan dengan cara kontrol rajin ke dokter pada anak, untuk mengetahui penyakit bawaan yang dimiliki anak. Karena mencegah akan lebih baik dampaknya dibandingkan mengobati, tuntasnya.

(DRM)

Comments