Azis Syamsuddin Kecelakaan Hingga Dubes Disuruh Tobat

Spots & Destinasi

Travel / Spots & Destinasi

Azis Syamsuddin Kecelakaan Hingga Dubes Disuruh Tobat

Azis Syamsuddin Kecelakaan Hingga Dubes Disuruh Tobat

KEPONEWS.COM - Azis Syamsuddin Kecelakaan Hingga Dubes Disuruh Tobat Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law yang baru disahkan DPR RI pada 5 Oktober 2020 lalu, terus menjadi kontroversi. Gelombang aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja nyaris setiap hari muncul di...

Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law yang baru disahkan DPR RI pada 5 Oktober 2020 lalu, terus menjadi kontroversi. Gelombang aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja nyaris setiap hari muncul di banyak sekali daerah, dan menjadi sorotan sejumlah elemen masyarakat.

Tapi di tengah derasnya penolakan Omnibus Law, Menteri Keuangan Sri Mulyani 'memamerkan' sejumlah instrumen pemulihan ekonomi nasional dampak pandemi Virus Corona atau COVID-19. Selain kebijakan fiskal dan moneter, Sri Mulyani juga menyebut Omnibus Law sebagai salah satu instrumen pemulihan ekonomi nasional.

Pernyataan Sri Mulyani soal Omnibus Law sebagai salah satu instrumen pemulihan ekonomi nasional menjadi isu terpopuler di laman informasi VIVA.co.id, Jumat, 16 Oktober 2020. Ada juga kabar dari Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin yang mengalami kecelakaan di daerah Senayan.

Nama Azis Syamsuddin tengah disorot publik setelah memimpin jalannya sidang paripurna pengesahan UU Cipta Kerja yang kontroversi. Disamping isu seputar Omnibus Law dan Wakil Ketua Azis Syamsuddin

tentunya masih banyak lagi berita isu VIVA yang menarik untuk disimak pembaca.

Untuk menyimak berita-berita terpopuler VIVA sepanjang hari Jumat kemarin, terangkum dalam round up berikut ini:

1. Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Alami Kecelakaan

Azis Syamsuddin Wakil Ketua DPR RI

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin dikabarkan mengalami kecelakaan saat bersepeda, Jumat, 16 Oktober 2020. Kabar mengenai kecelakaan politikus Partai Golkar ini pun dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar.

Lokasi tempat Azis melakukan aktivitas bersepedanya, diketahui masih di sekitar Senayan, Jakarta Pusat. Belum diketahui secara persis bagaimana kronologi kejadian yang dialami mantan Ketua Komisi III tersebut.

"Jadi saya mendapatkan kabar dari stafnya begitu, katanya saat naik sepeda di sekitaran rumahnya," kata Indra Iskandar, Jumat siang, 16 Oktober 2020.

Baca selengkapnya di tautan ini

2. Disuruh Tobat oleh FPI, Begini Jawaban Menohok Dubes Agus Maftuh

Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh usai menyambut jemaah haji asal Surabaya.

Front Pembela Islam meminta pemerintah memecat Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel. FPI menilai Agus membiarkan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, dicekal oleh pemerintah Saudi.

"Membiarkan warga negara Indonesia dicekal, merampas hak asasi manusia warga negara Indonesia, dan dia (dubes) tidak disukai oleh pegawai KBRI maupun KJRI," ujar Ketua DPP Front Pembela Islam, Slamet Ma'arif, kepada VIVA.

FPI bahkan meminta Dubes Agus untuk bertobat kepada Allah SWT karena mempersulit keturunan Rasulullah SAW pulang ke Indonesia.

"Khusus buat Pak Dubes, kami hanya mengingatkan, hai kalian yang selalu mempersulit dzurriyat Rasulullah, bertobatlah. Jangan sampai amal buruk kalian itu menjadikan kalian menyesal di yaumil akhir," katanya.

Baca selengkapnya di tautan ini

3. Sri Mulyani Umumkan ke Dunia, RI Sudah Punya Omnibus Law

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemulihan ekonomi dampak pandemi Virus Corona atau COVID-19 di Indonesia tidak hanya mengandalkan kebijakan fiskal dan moneter. Tetapi, memakai semua instrumen termasuk salah satunya omnibus law.

Hal itu disampaikan Sri Mulyani ketika menjadi panelis dalam CNBC Debate on Global Economy secara virtual di Jakarta, Jumat dini hari, 16 Oktober 2020.

Dalam masa krisis ini, Presiden dan DPR setuju mempunyai omnibus law yang akan memperbaiki iklim investasi di Indonesia guna menciptakan lapangan kerja, katanya.

Baca selengkapnya di tautan ini

4. Miris Syahganda Cs Jadi Terduga, Arief Poyuono: Mereka Senior Saya

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono

Penangkapan dan status terduga terhadap aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) seperti Syahganda Nainggolan disorot publik. Suara pro terhadap Syahganda Cs pun bermunculan termasuk dari politikus Gerindra Arief Poyuono.

Arief yang juga Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu itu menilai, Syahganda dan teman-teman tak melakukan tindak kriminal yang merujuk Undang-Undang Berita Transaksi Elektronik (ITE).

"Mereka itu senior saya dan juga guru-guru saya dalam dunia aktivis. Saya mengenal benar mereka, mereka itu sangat mencintai Indonesia dan sangat mengedepankan persatuan nasional," kata Arief dalam keterangannya, Jumat, 16 Oktober 2020.

Baca selengkapnya di tautan ini

5. AKBP Andi Sinjaya Ghalib, Ungkap Pembunuhan Cuma 4 Jam

AKBP Andi Sinjaya Ghalib

Satu lagi perwira menengah polisi yang mendapat promosi jabatan setelah sukses mengukir prestasi, Dia ialah Ajun Komisaris Besar Polisi Andi Sinjaya Ghalib, yang diangkat menjadi Kapolres Enrekang, Sulawesi Selatan.

Pengangkatan jabatan ini sesuai dengan Telegram Rahasia Kapolri yang bernomor ST/2935/X/KEP./2020 yang ditandangani Asisten SDM Kapolri, Irjen Pol Drs Sutrisno Yudi Hermawan, tertanggal 13 Oktober 2020.

Andi Sinjaya menggantikan AKBP Endon Nurcahyo. Sebelum menjadi Kapolres Enrekang, Andi Sinjaya meduduki jabatan sebagai Koordinator Tenaga Pendidik (Korgadik) SPN Lido Polda Metro Jaya. Sejumlah prestasi, di antaranya, membuat software SIGAP untuk pelajar polri di SPN dalam masa pandemi corona ini.

Baca selengkapnya di tautan ini. (ren)

Comments