Ayah Marcus Gideon Beberkan 5 Kriteria Pengganti Susy Susanti di PBSI

All Sports

Sports / All Sports

Ayah Marcus Gideon Beberkan 5 Kriteria Pengganti Susy Susanti di PBSI

Ayah Marcus Gideon Beberkan 5 Kriteria Pengganti Susy Susanti di PBSI

KEPONEWS.COM - Ayah Marcus Gideon Beberkan 5 Kriteria Pengganti Susy Susanti di PBSI Berita yang beredar menyebutkan bahwa mantan peraih medali emas Olimpiade Barcelona tahun 1992 Susy Susanty telah berpamitan dari para pemain Pelatnas PBSI. Soal pengganti Susy Susanti, belum diketahu...

Berita yang beredar menyebutkan bahwa mantan peraih medali emas Olimpiade Barcelona tahun 1992 Susy Susanty telah berpamitan dari para pemain Pelatnas PBSI.

Soal pengganti Susy Susanti, belum diketahui, karena PBSI memberikan keterangan resmi.

Bukan hal mudah menunjuk sosok pengganti Susy Susanti.

Mantan pebulu tangkis Indonesia, Kurniahu Gideon, mengatakan bahwa tugas seorang Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI sangat menentukan kemajuan bulu tangkis Indonesia.

Susy Susanti Dikabarkan Langsung Mengundurkan Diri dari Kabid Pembinaan PBSI

PBSI Terus Melakukan Persiapan Meskipun Tetap Mengikuti Protokol Kesehatan kata Susy Susanti

Menurut Kurniahu, ada lima kriteria yang harus dimiliki oleh pengganti Susy.

Kelima kriteria tersebut merupakan kemampuan bahasa Inggris yang baik, wawasan perihal bulu tangkis yang luas, kemampuan membuat program, dan kemampuan merangkul atlet, pelatih serta pengurus serta berwibawa.

"Semuanya harus sepaket sehingga ideal. Kalau hanya mempunyai dua atau tiga kriteria, lebih baik mencari sosok lain yang lebih pas," kata Kurniahu kepada Warta Kota di Gideon Badminton Hall, Selasa (24/11/2020).

Ayah dari Marcus Fernaldi Gideon itu menuturkan bahwa kemampuan bahasa Inggris menjadi pertama.

Legenda bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti berpose usai diwawancarai Tribunnews terkait film Susi Susanti - Love All, di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019) siang. Film Susi Susanti - Love All akan mulai tayang di bioskop pada 24 Oktober 2019. Tribunnews/DH Sapto NugrohoLegenda bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti berpose usai diwawancarai Tribunnews terkait film Susi Susanti - Love All, di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019) siang. Film Susi Susanti - Love All akan mulai tayang di bioskop pada 24 Oktober 2019. Tribunnews/DH Sapto Nugroho (Tribunnews/DH Sapto Nugroho)

Alasannya adalah, akan berhubungan dengan komunikasi internasional, baik dengan BWF selaku federasi bulu tangkis dunia maupun dengan organisasi bulu tangkis negara lain.

Menurut Kurniahu, dengan kemampuan bahasa mumpuni, seorang Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI dapat bertukar pikiran wacana memajukan bulu tangkis dengan negara-negara lain.

Maka, hal itu membutuhkan sosok yang mempunyai wawasan luas.

Susy Susanti: Tim Thomas dan Uber Indonesia Tetap Bawa Tim Kesehatan Sendiri Selama di Denmark

Turnamen simulasi Piala Thomas dan Uber 2020 Tetap Digelar Awal September 2020 kata Susy Susanti

"Kalau bicara membuat program itu sudah jelas harus dimiliki seorang Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI. Dan bagaimana merangkul semuanya. Yang tidak kalah penting yaitu berwibawa. Orang lain akan respek jikalau sosok itu punya wibawa," tutur Kurniahu.

Meski tak punya nama-nama yang diprediksi mengisi posisi Susy, Kurniahu berharap Ketua Umum PBSI, Agung Firman Sampurna, bisa memilih Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI yang layak.

Berita ini telah tayang di Wartakota.tribunnews.com dengan judul Kurniahu Gideon Tetapkan Kriteria Pengganti Susi Susanti di PBSI

Comments