AS Nekat Tebar THAAD di Korsel, Rusia dan China Ngamuk

Internasional

News / Internasional

AS Nekat Tebar THAAD di Korsel, Rusia dan China Ngamuk

AS Nekat Tebar THAAD di Korsel, Rusia dan China Ngamuk

KEPONEWS.COM - AS Nekat Tebar THAAD di Korsel, Rusia dan China Ngamuk MOSKOW - Rusia dan China bereaksi keras atas kenekatan Amerika Serikat (AS) menyebarkan sistem rudal pertahanan Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) di Seoul, Korea Selatan mulai kemarin. Seora...
Loading...

MOSKOW - Rusia dan China bereaksi keras atas kenekatan Amerika Serikat (AS) menyebarkan sistem rudal pertahanan Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) di Seoul, Korea Selatan mulai kemarin. Seorang pejabat Rusia menilai langkah AS menyebarkan tameng rudal canggih itu sebagai provokasi untuk melawan Rusia.

Victor Ozerov, pemimpin Komite Pertahanan dan Keamanan Parlemen Rusia mengatakan penyebaran sistem rudal pertahanan THAAD di Seoul oleh AS bisa menjadi langkah lebih lanjut terhadap Rusia.

BERITA REKOMENDASI

Ini merupakan provokasi lain (dalam) melawan Rusia. Di bawah kedok ancaman Korea Utara (Korut), jka mereka tidak ingin menutup lingkaran di sekitar Rusia, maka setidaknya mengepung dari barat dan timur, kata Ozerov kepada wartawan yang dikutip dari Interfax, Rabu (8/3/2017).

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan penyebaran sistem rudal pertahanan THAAD oleh AS yang diklaim untuk meredam ketegangan di Semenanjung Korea justru hanya akan membuahkan jalan buntu.

Reaksi perlawanan juga disuarakan China. Kementerian Luar Negeri China menyatakan bahwa Beijing dengan tegas menentang penyebaran sistem rudal pertahanan THAAD oleh AS di Seoul. China telah berulang kali mencatat bahwa penyebaran THAAD bisa merusak kemampuan rudal balistik Beijing.

Sebelumnya, Komando Pasifik AS dalam sebuah pernyataan mengonfirmasi bahwa AS telah memulai penyebaran sistem rudal pertahanan THAAD di Seoul. Alasan penyebaran untuk melawan ancaman serangan rudal balistik Korut terhadap Korea Selatan.

Tindakan provokasi lanjutan dari Korut dengan menyertakan beberapa rudal dalam peluncuran kemarin, hanya mengonfirmasi kehati-hatian dari keputusan aliansi kami pada tahun lalu untuk menyebarkan THAAD ke Korsel, kata Komandan Pasifik AS, Laksamana Harry Harris, seperti dikutip Reuters.

THAAD ialah sistem rudal pertahanan yang dirancang untuk menangkis rudal balistik jarak pendek dan jarak menengah. Pengembang THAAD merupakan Lockheed Martin, sebuah kontraktor pertahanan AS.

Sistem rudal THAAD menggunakan teknologi pencari inframerah untuk menemukan target dan meledakkannya.

AS Nekat Tebar THAAD di Korsel, Rusia dan China Ngamuk

Comments