Apa yang Terjadi Jika Seseorang dengan Silikon Payudara di Kremasi? Direktur Tempat Kremasi Mengungkapkan

Unik

Ragam / Unik

Apa yang Terjadi Jika Seseorang dengan Silikon Payudara di Kremasi? Direktur Tempat Kremasi Mengungkapkan

Apa yang Terjadi Jika Seseorang dengan Silikon Payudara di Kremasi? Direktur Tempat Kremasi Mengungkapkan

KEPONEWS.COM - Apa yang Terjadi Jika Seseorang dengan Silikon Payudara di Kremasi? Direktur Tempat Kremasi Mengungkapkan Sudah menjadi kodrat manusia untuk menyukai kecantikan. Banyak orang akan memakai estetika medis untuk mengerahkan upaya pada wajah dan tubuh mereka agar terlihat lebih tepat. Di antaranya yang paling...

Sudah menjadi kodrat manusia untuk menyukai kecantikan. Banyak orang akan memakai estetika medis untuk mengerahkan upaya pada wajah dan tubuh mereka agar terlihat lebih tepat. Di antaranya yang paling populer ialah, operasi pembesaran payudara.

Tapi bagaimanapun juga, orang akan melewati krematorium setelah kematian, jadi apa yang terjadi dengan implan payudara ini? Dalam hal ini, Caitlin Doughty, seorang direktur pemakaman di Amerika, merilis sebuah video untuk memaparkan kebingungan tersebut.

Menurut laporan Daily Star , Caitlin sering membagikan pengalaman dan pengetahuan di industri pemakaman di sosmed.

Baru-baru ini, beberapa netizen mengajukan pertanyaan aneh kepadanya: Ketika seseorang dikremasi setelah kematian, apakah akan terjadi sesuatu pada payudara yang dilakukan pembesaran?

Dia pertama kali memaparkan seperti ini: Seperti yang kita semua tahu, kremasi ialah mengubah tulang menjadi abu, dan segala sesuatu kecuali logam, seperti rambut, pakaian, dan organ, akan terbakar. Setelah kremasi, logam harus dikeluarkan dengan tangan atau magnet besar, lagipula, itu bukan bagian dari tubuh, dan kami meminta anggota keluarga untuk mengambilnya, tetapi kami belum mendengar permintaan seperti itu sejauh ini.

Caitlin kemudian menjawab pertanyaan dari netizen: Mengenai silikon yang digunakan untuk pembesaran payudara, mereka biasanya dikremasi bersama dengan mayat dan tidak akan dikeluarkan secara khusus, tetapi setelah dikremasi, silikon akan meleleh menjadi massa yang lengket, seperti lendir, akan menempel di bagian bawah mesin, menyebabkan beberapa pekerjaan ekstra bagi operator dan harus meluangkan waktu untuk membersihkan dengan benar.

Caitlin menambahkan bahwa jikalau orang itu mempunyai sendi buatan sebelum kematian, sebagian besar akan tetap utuh setelah kremasi. Ada perusahaan di Amerika Serikat atau Eropa yang mengkhususkan diri dalam mendaur ulang ini, dan kemudian menggunakannya kembali untuk membuat rambu lalu lintas, pesawat terbang atau suku cadang mobil, dll. Kalau ada pengatur irama jantung yang dipasang di dalam tubuh, itu harus dikeluarkan terlebih dahulu untuk menghindari ledakan dan membahayakan petugas krematorium.(lidya/yn)

Sumber: hker.life

Comments