Amerika Disebut Danai Rekayasa Covid-19 di Lab Wuhan, Ini Faktanya!

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Amerika Disebut Danai Rekayasa Covid-19 di Lab Wuhan, Ini Faktanya!

Amerika Disebut Danai Rekayasa Covid-19 di Lab Wuhan, Ini Faktanya!

KEPONEWS.COM - Amerika Disebut Danai Rekayasa Covid-19 di Lab Wuhan, Ini Faktanya! BEREDAR kabar yang mengklaim bahwa Amerika Serikat mendanai rekayasa virus penyebab Covid-19 atau SARS-CoV-2 di lab Wuhan, China. Dipercaya dokumen tersebut bocor dan kini sedang diangkat oleh sejumla...

BEREDAR kabar yang mengklaim bahwa Amerika Serikat mendanai rekayasa virus penyebab Covid-19 atau SARS-CoV-2 di lab Wuhan, China. Dipercaya dokumen tersebut bocor dan kini sedang diangkat oleh sejumlah media nasional. Lantas bagaimana faktanya?

Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i melalui akun Instagram pribadinya @dr.fajriaddai, memaparkan bahwa dokumen tersebut merupakan kerjasama penelitian antara para peneliti di Amerika Serikat dan China, untuk memantau apa penyebab SARS-CoV-2 pada 2003-2006.

Cek Fakta

Para peneliti tersebut mencari titik-titik dari virus tersebut yang berpotensi berbahaya dan bisa menyebabkan potensi outbreak kembali. Selain itu ada juga berita mengenai program mengenai EID-Search.

Vaksin Protein S Tidak Bermanfaat Dibandingkan Vaksin Virus Utuh? Ini Faktanya

Program EID-Search merupakan program yang mengawasi daerah-daerah di Asia Tenggara, supaya ketika ada potensi untuk muncul virus-virus baru, maka bisa lebih diawasi dan lebih ketat lagi supaya tidak menyebar lagi seperti saat ini.

Berita ketiga merupakan kemiripan materi genetik dengan SARS-CoV yang pertama dengan SARS-CoV-2 yang saat ini menyebar ternyata tidak sama. Ada 25% perbedaan di mana lumaya banyak perbedaanya.

Intinya Covid-19 ini bukanlah rekayasa. Covid-19 ini benar-benar ada dan emerging dan bisa bermutasi. Oleh alasannya adalah itu masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan hoax.

(hel)

Comments