Aldabra, Kura-kura Raksasa, Hidup Sejak Zaman Dinasti Qing Hingga Era Modern

Unik

Ragam / Unik

Aldabra, Kura-kura Raksasa, Hidup Sejak Zaman Dinasti Qing Hingga Era Modern

Aldabra, Kura-kura Raksasa, Hidup Sejak Zaman Dinasti Qing Hingga Era Modern

KEPONEWS.COM - Aldabra, Kura-kura Raksasa, Hidup Sejak Zaman Dinasti Qing Hingga Era Modern Ntdtv.com- Di Tiongkok atau Taiwan, kata Wang Ba digunakan untuk mencaci orang. Di masa lalu, kata Wang Ba dalam bahasa Mandarin, berarti umur panjang. Pepatah kuno, Kura-kura selaksa...

Ntdtv.com- Di Tiongkok atau Taiwan, kata Wang Ba digunakan untuk mencaci orang. Di masa lalu, kata Wang Ba dalam bahasa Mandarin, berarti umur panjang. Pepatah kuno, Kura-kura selaksa tahun , mengacu pada umur panjang. Lalu, berapa lama sebenarnya usia hidup kura-kura?

Ada jenis kura-kura Aldabra raksasa. Hidup dari zaman kaisar Qianlong, Tiongkok (1711 1799) hingga zaman modern. Kura-kura Aldabra raksasa mempunyai kepala yang relatif besar dan leher yang panjang. Di tengah punggungnya tampak menonjol.

Panjang tempurungnya bisa mencapai hingga 1,8 meter dengan bobot hingga 375 kilogram. Ini ialah spesies kura-kura darat terbesar. Kura-kura Aldabra memakan tumbuh-tumbuhan, kadang makan daging atau bangkai binatang.

Adaptasi kura-kura ini sangat baik. Dalam lingkungan perkembangbiakan buatan, semua makanan nabati bisa disantapnya. Relatif jinak, hanya butuh ruang tertentu karena ukurannya yang besar.

Kura-kura Aldabra raksasa paling awal ditemukan lebih dari 400 tahun yang lalu. Orang-orang Spanyol menemukannya di sebuah pulau terpencil dekat khatulistiwa. Kakinya yang tebal dan panjang sangat mirip dengan kaki gajah, sehingga ada yang menyebutnya kura-kura gajah. Usia kura-kura mencapai tiga hingga empat ratus tahun. Saking lama hidupnya, usia kura-kura ini sulit diverifikasi.

Adwaita ialah kura-kura raksasa Aldabra jantan. Dia hidup di Taman Zoologi Alipore di Kolkata, India. Periode hidupnya sekitar tahun 1750- 2006. Adwaita muncul tahun 1750, bertepatan zaman Kaisar Qianlong, Dinasti Tiongkok dulu. Pulau Seychelles ialah tempat hidup utama kura-kura raksasa Aldabra. Jumlahnya ada ratusan ribu ekor. Jejak manusia di pulau ini sangat jarang.

Adwaita dibawa keluar dari Seychelles oleh pelaut Inggris. Adwaita diberikan kepada Mayor Jenderal Robert Clive, yang dikenal sebagai Clive of India dari East India Company. Namun hidup Adwaita tidak selama usia kura-kura Aldabra di Seychelles. Pada tahun 1875, Adwaita dibawa ke Kebun Binatang Kolkata, India. Adwaita mempunyai bobot sekitar 250 kg dan tidak mempunyai anak.

Sehari-hari makan bekatul, wortel, selada, roti, rumput, dan garam. Dia hidup di sana sampai kematiannya pada tahun 2006. Beberapa bulan sebelum kematiannya, tempurungnya retak dan terus melebar. Akhirnya Adwaita mati karena gagal hati pada Maret 2006 atau sekitar 255 tahun semenjak kelahirannya.

Ilustrasi kura-kura (pixabay)

Adwaita menjadi kura-kura dengan masa hidup terlama yang pernah ada. Spesies ini sekarang menjadi dilindungi. Adwaita diperjual-belikan secara legal. Kura-kura ini sangat disukai karena mudah dirawat meskipun mahal.

Dikutip dari secretchina / Editor : Zhang Li

Johny /rp

Video Rekomendasi

Comments