Aki Soak Jangan Dibuang, Coba Lakukan Ini Dulu

Otomotif

News / Otomotif

Aki Soak Jangan Dibuang, Coba Lakukan Ini Dulu

Aki Soak Jangan Dibuang, Coba Lakukan Ini Dulu

KEPONEWS.COM - Aki Soak Jangan Dibuang, Coba Lakukan Ini Dulu Untuk bisa berfungsi secara normal, setiap kendaraan membutuhkan penyimpanan arus listrik. Alat tersebut disebut accumulator, atau orang Indonesia mengenalnya sebagai aki. Zaman dulu, aki merupakan s...
Loading...

Untuk bisa berfungsi secara normal, setiap kendaraan membutuhkan penyimpanan arus listrik. Alat tersebut disebut accumulator, atau orang Indonesia mengenalnya sebagai aki.

Zaman dulu, aki merupakan salah satu komponen pada mobil dan motor yang tidak mudah rusak. Daya tahannya bisa mencapai empat tahun, terkadang lebih.

Namun, kini rata-rata aki hanya bertahan selama 2-3 tahun saja. Penyebabnya, semakin banyak perangkat elektronik di kendaraan yang membutuhkan arus listrik.

Minimnya perawatan yang dilakukan oleh pemilik, juga menyebabkan baterai berukuran besar itu tidak bisa bertahan lama. Saat sudah tekor, maka biasanya akan diganti dengan yang baru.

Daftar SUV Bekas Rp60 Jutaan yang Masih Gagah dan Layak Pakai

Sayangnya, harga aki baru tidak murah. Model yang biasa dipasang di mobil, banderolnya bisa mencapai lebih dari Rp1 juta. Sementara, untuk motor nilainya sekitar Rp200 ribu.

Pengendara sepeda motor di kawasan Jalan MH Thamrin.

Kamera E-Tilang Pantau Lajur Khusus Motor di Jalan Thamrin?

Ban kena paku.

Ban Tertusuk Paku, Cabut atau Biarkan?

Isi angin nitrogen.

Ban Biasa Diisi Nitrogen, Emang Ngaruh?

Servis motor Suzuki

Mekanik Sering Lakukan Ini pada Motormu, Padahal Salah Besar

Banjir di Kemayoran

Jakarta Banjir Lagi, Ini Risiko Kalau Menerobos Pakai Sepeda Motor

ban kempis.

Mobil Sering Kempis, Jangan Cuma Mengecek Ban

Bagi kamu yang merasa belum lama mengganti aki tapi sudah rusak, bisa lebih dulu mencoba hal ini sebelum membuang aki lama dan membeli yang baru.

Aki mobil

Dilansir dari laman Daihatsu, Rabu 29 Januari 2020, cara ini berlaku untuk jenis aki basah maupun kering. Untuk aki basah, buka semua tutup lubang pengisian dan kuras cairannya.

Lalu, isi aki dengan air panas. Kocok aki dan buang air panas yang tadi dimasukkan. Ganti isinya dengan air biasa yang bersih. Kemudian, kuras hingga benar-benar kering. Isi dengan air zuur yang mengandung asam sulfat, lalu cas aki dengan arus listrik.

Untuk aki kering, kamu perlu menggergaji penutup bagian atas aki. Setelah terbuka, buang cairan di dalamnya, kemudian lakukan hal yang sama dengan aki basah. Tutup kembali aki dengan perekat dan cas dengan arus kecil.

Comments