Agar Anak Tetap Waras di Tengah Tren Digital yang Semakin Menggila

Lifestyle & Fashion

Life & Style / Lifestyle & Fashion

Agar Anak Tetap Waras di Tengah Tren Digital yang Semakin Menggila

Agar Anak Tetap Waras di Tengah Tren Digital yang Semakin Menggila

KEPONEWS.COM - Agar Anak Tetap Waras di Tengah Tren Digital yang Semakin Menggila (Depositphotos) Tidak ada seorang pun yang boleh menghabiskan waktu delapan hingga sembilan jam sehari untuk melakukan hal apa pun kecuali tidur dan bekerja, kata Dr. Sina Safahieh, direktur me...
Loading...
(Depositphotos)

(Depositphotos)

Tidak ada seorang pun yang boleh menghabiskan waktu delapan hingga sembilan jam sehari untuk melakukan hal apa pun kecuali tidur dan bekerja, kata Dr. Sina Safahieh, direktur medis di ASPIRE, program kesehatan mental remaja yang dijalankan oleh Rumah Sakit Hiag di Orange County, California, Amerika Serikat.

Sayangnya bagi kebanyakan remaja, ponsel dan sosmed juga menjadi benda yang tak tergantikan untuk merencanakan kehidupan sosial mereka seperti mendapat berita mengenai tugas sekolah hingga berkomunikasi dengan teman-teman mereka.

Penggunaan teknologi memang tidak bisa dihindari. Namun bagaimana caranya agar orang tua bisa mengoptimalkan penggunaan teknologi berbasis layar secara positif dengan meminimalisir efek buruknya bagi anak?

Jim Taylor, psikolog sekaligus penulis buku Raising Generation Tech: Preparing Your Children for a Media-Fueled World, menjabarkan kuncinya ialah membantu anak memanfaatkan teknologi sebagai benda, bukan mainan, sehingga anak melihat tujuan lain dari gawai selain obat untuk mengusir rasa bosan.

Sama seperti para pakar medis lainnya, Jim Taylor menyarankan orang tua untuk memberikan batasan dan aturan penggunaan gawai dan patuh pada aturan tersebut. Mereka harus membatasi jumlah waktu yang dihabiskan anak dengan gawai, menciptakan zona bebas gawai misalnya di kamar tidur, dan waktu bebas gawai misalnya saat makan bersama atau saat berjalan-jalan bersama keluarga, urai Jim Taylor.

Akademi Pediatri Amerika sendiri telah mengeluarkan rekomendasi penggunaan semua platform digital bagi anak, adalah melarang penggunaan gawai bagi anak berusia di bawah dua tahun kecuali untuk fasilitas video call, dan satu jam untuk anak berusia dua hingga lima tahun. Itupun harus dibatasi, anak hanya boleh menonton atau memainkan program dan software berbobot saja dengan pengawasan orang tua.

(riz/bin)

Rekomendasi

Comments