Administrasi tak Lengkap, Gugatan LAI Terkait Portal Jalan Sungai Turi Kandas

Nasional

News / Nasional

Administrasi tak Lengkap, Gugatan LAI Terkait Portal Jalan Sungai Turi Kandas

Administrasi tak Lengkap, Gugatan LAI Terkait Portal Jalan Sungai Turi Kandas

KEPONEWS.COM - Administrasi tak Lengkap, Gugatan LAI Terkait Portal Jalan Sungai Turi Kandas JAKARTA - Gugatan Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Cabang Tangerang terhadap Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terkait portal Jalan Sungai Turi, Des...
Loading...

JAKARTA - Gugatan Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Cabang Tangerang terhadap Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terkait portal Jalan Sungai Turi, Desa Laksana Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang kandas.

Hal itu terbukti setelah gugatan tersebut tiga kali disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang. Lantaran tidak dapat melengkapi administrasi yang diminta PN Tangerang, gugatan dengan nomor perkara No.179/Pdt.G/2019/PN Tng tersebut tidak bisa dilamjutkan.

Data yang diperoleh dari laman berita PN Tangerang, Hakim memerintahkan Panitera PN Tangerang untuk mencoret perkara gugatan dibawah register perkara No.179/Pdt.G/2019/PN Tng tersebut dari buku perkara gugatan. Sementara biaya perkara dibebankan kepada penggugat sebesar Rp 576 ribu.

Biro Hukum Pemkab Tangerang, Abdullah Rizal saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mendapat berita perihal pencabutan gugatan tersebut. Namun demikian, pihaknya belum mendapat salinannya.

Sidang Gugatan LAI vs DBMSDA. Sidang Gugatan LAI vs DBMSDA. (TRIBUNNEWS.COM/IST)

"Berita yang kami dapat, dia (LAI) mencabut gugatan. Tapi kita belum dapat salinannya dari PN Tangerang," kata Rizal, Rabu (27/3/2019).

Menurutnya, gugatan tersebut dicabut oleh pihak penggugat lantaran ada kekurangan administrasi yang tidak dapat dilengkapi oleh penggugat.

"Berdasarkan berita, kemungkinan pencabutan gugatan karena administrasi yang tidak dapat dilengkapi," ungkap Rizal.

Apabila dikemudian hari pihak penggungat kembali mengajukan gugatan terkait hal tersebut, Rizal mengaku pihaknya siap menghadapinya.

"Kami kan pihak tergugat, artinya kita menghormati marwah pemerintah daerah, kita hadapilah. Tapi perkembangan dari gugatan itu kan ketidaklengkapan administrasi yang tidak dapat dipenuhi oleh penggugat. Karena legal standing itu," ucap Rizal.

Seperti diketahui, LAI Cabang Tangerang menggugat DBMSDA Pemkab Tangerang terkait portal Jalan Sungai Turi, Desa Laksana Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang.

Padahal portal yang dimaksud merupakan portal yang dipasang oleh Kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya. Dimana, perkara jalan yang dipasang portal tersebut kini disidangkan di PN Tangerang dengan terdakwa Tjen Jung Sen (66).

Direktur PT Mitra Propindo Lestari (PT MPL) itu dipersangkakan telah melanggar Pasal 69 dan Pasal 71 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 wacana Tata Ruang dengan ancaman hukuman penjara 3 tahun dan denda Rp 500 juta.

Comments