Adian Napitupulu Bicara Dalang Kerusuhan 22 Mei

Nasional

News / Nasional

Adian Napitupulu Bicara Dalang Kerusuhan 22 Mei

Adian Napitupulu Bicara Dalang Kerusuhan 22 Mei

KEPONEWS.COM - Adian Napitupulu Bicara Dalang Kerusuhan 22 Mei JAKARTA - Politikus PDI Usaha, Adian Napitupulu memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada TNI dan Polri yang solid dan bahu membahu selama berhari hari menjaga Jakarta dari kerusuhan yang mungkin...
Loading...

JAKARTA - Politikus PDI Usaha, Adian Napitupulu memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada TNI dan Polri yang solid dan bahu membahu selama berhari hari menjaga Jakarta dari kerusuhan yang mungkin saja berpotensi meluas pada tanggal 22 Mei 2019 yang lalu.

"Dari banyak sekali pernyataan polisi serta pemberitaan banyak sekali media terlihat jelas bahwa kerusuhan 22 Mei sulit untuk dikatakan sebagai peristiwa yang terjadi secara spontan," ujar Adian dalam keterangan persnya, Senin (27/5/2019).

Adian Napitupulu salami dan sapa Jokowi Adian Napitupulu salami dan sapa Jokowi (Twitter @Murtadhaone)

Adian mengatakan siapapun tahu bahwa tidak mudah untuk menjaga stamina massa dalam kerusuhan yang berlangsung dalam durasi sangat lama dan tersebar di beberapa titik lokasi seperti Bawaslu, Tanah Abang juga Slipi.

"Yang sangat menyedihkan dan membuat kemanusiaan kita serasa digugat oleh hati nurani merupakan karena massa yang tampak di banyak sekali pemberitaan dan video yang beredar, banyak diantaranya yang masih berusia belasan, termasuk beberapa korban jiwa juga masih berusia muda," ujar Adian.

Mengejar Dalang Rusuh 22 Mei

Dalang Kerusuhan 22 Mei Mulai Terungkap, IPW Sebut 6 Orang, Siapa Saja?

Dia mengatakan bahwa ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh Polisi untuk mengusut siapa dalang kerusuhan tersebut, antara lain melalui pengakuan ratusan orang yang di tangkap di lapangan, bukti bukti dilapangan, rekaman video, rekaman cctv, peredaran dana, kendaraan pengangkut dan sebagainya.

"Dengan teknologi dan sumber daya yang di miliki tentunya Polisi bisa mengumpulkan semua bukti bukti itu," ujar Adian.

"Menurut saya, yang sulit bukanlah mengumpulkan bukti bukti melainkan keberanian polisi untuk mengungkap siapa dalang sesungguhnya," dia menambahkan.

Warga melakukan transaksi jual beli di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Minggu (26/5/2019). Mendekati hari raya Idul Fitri, warga kembali memadati Pasar Tanah Abang pasca ditutup karena kerusuhan 22 Mei lalu. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN Warga melakukan transaksi jual beli di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Minggu (26/5/2019). Mendekati hari raya Idul Fitri, warga kembali memadati Pasar Tanah Abang pasca ditutup karena kerusuhan 22 Mei lalu. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Dijelaskan untuk mengusut dan mengumpulkan bukti-bukti di butuhkan teknologi, pengetahuan, kecermatan dan sumber daya manusia, tetapi untuk mengungkap siapa dalangnya maka yang dibutuhkan ialah keberanian luar biasa.

"Saya sangat berharap Polisi mempunyai keberanian untuk mengungkap dalang kerusuhan tersebut," ujarnya.

"Pengungkapan itu sungguh menjadi sangat penting dan berharga bagi perjalanan bangsa ini ke depan untuk mencegah berulang nya peristiwa yang sama di kemudian hari," Adian menambahkan.

Loading...

Comments