Ada Telur Berdiri Tegak di Pontianak, Kalimantan Barat

Lifestyle & Fashion

Life & Style / Lifestyle & Fashion

Ada Telur Berdiri Tegak di Pontianak, Kalimantan Barat

Ada Telur Berdiri Tegak di Pontianak, Kalimantan Barat

KEPONEWS.COM - Ada Telur Berdiri Tegak di Pontianak, Kalimantan Barat Indonesia bersama Afrika dan Amerika Latin merupakan negara-negara di dunia yang dilalui garis khatulistiwa. Di Afrika, garis khatulistiwa melewati empat negara, yaitu Gabon, Zaire, Uganda, Kenya, dan...
Loading...

Indonesia bersama Afrika dan Amerika Latin merupakan negara-negara di dunia yang dilalui garis khatulistiwa.

Di Afrika, garis khatulistiwa melewati empat negara, yaitu Gabon, Zaire, Uganda, Kenya, dan Somalia. Sedangkan Amerika Latin, garis khatuliswatia melintasi Ekuador, Peru, Kolombia, dan Brasil.

Meski begitu, hanya ada satu kota di dunia yang dibelah atau dilintasi secara persis oleh garis khatulistiwa, yaitu Pontianak, Kalimantan Barat.

Berdasarkan hasil pengukuran oleh tim Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menunjukkan bahwa Tugu Khatulistiwa saat ini berada pada posisi 0 derajat, 0 menit, 3,809 detik lintang utara dan 109 derajat, 19 menit, 19,9 detik bujur timur.

Sementara posisi 0 derajat, 0 menit dan 0 detik ternyata melewati taman, atau tepatnya 117 meter, ke arah Sungai Kapuas dari arah tugu.

Tugu Khatulistiwa, Pontianak, Kalimantan Barat.

Tugu Khatulistiwa.

Sapi bermata di Kalimantan Barat

Heboh, Sapi Bermata Satu Lahir di Kalimantan Barat Disebut Mirip Dajal

Mendaki di wisata Bukit Kelam

Pacu Adrenalin Mendaki Bukit Kelam Setinggi 1.000 Kaki di Kalbar

Warga membersihkan barang antik.

Rezeki Nomplok! Gali Pondasi, Warga Kalbar Dapat Ratusan Barang Antik

Menkopolhukam Wiranto

Ini Pernyataan Wiranto yang Dikecam Peladang Kalimantan Barat

Wisata Pulau Temajo

Wisata Pulau Temajo, Kepingan Surga di Kalimantan Barat

Festival Durian Bumi Khatulistiwa di Pontianak, Kalimantan Barat.

Festival Durian Khatulistiwa Kenalkan 12 Varietas Unggul dari Kalbar

Tak pelak, Tugu Khatulistiwa dijadikan salah satu destinasi wisata, baik domestik maupun mancanegara, oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Menurut pemandu wisata Tugu Khatulistiwa, Kaswani, Tugu Khatulistiwa didirikan semenjak zaman kolonial Belanda pada 1928. Selanjutnya, Presiden Soeharto membangun tugu duplikat dengan memakai bahan beton pada 1991.

"Tugu Khatulistiwa berada di titik nol. Jadi ketika posisi Matahari tepat berada di atas kepala sehingga bayangan benda-benda di permukaan bumi tidak tampak. Posisi ini juga menghasilkan gaya gravitasi yang cukup kuat sehingga bisa membuat telur berdiri tegak di titik nol derajat," kata Kaswani kepada VIVA.

Ia menambahkan, kalau daerah wisata Tugu Khatulistiwa buka setiap hari dari pukul 06.00 hingga pukul 16.00, dan dilengkapi sejumlah fasilitas seperti water front city, wisata kapal Bandung, dan restoran yang menyajikan menu makanan yang lezat dan nikmat.

Loading...

Comments