900 Ribu PNS hingga TNI-Polri Belum Punya Rumah

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

900 Ribu PNS hingga TNI-Polri Belum Punya Rumah

900 Ribu PNS hingga TNI-Polri Belum Punya Rumah

KEPONEWS.COM - 900 Ribu PNS hingga TNI-Polri Belum Punya Rumah JAKARTA - Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa saat ini, masih ada 900.000 Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri yang belum punya ruma...


JAKARTA - Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa saat ini, masih ada 900.000 Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri yang belum punya rumah.

"Maka itu, kami pemerintah mengupayakan akan membuat skema rumah sendiri dengan syarat sangat ringan. Di mana lokasi rumahnya di pusat kota," ujarnya di Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Dia menuturkan, bahwa dari 900.000 ASN, TNI dan Polri, 275 prajurit TNI, dan 275 ribu anggota Polri yang belum mempunyai rumah. Dan hunian vertikal seperti ini menjadi solusi untuk menyerapnya.

"Masih ada 900.000 ASN, TNI dan Polri yang belum mendapatkan rumah pribadi. Di mana ASN, TNI-POLRI ini belum punya skema khusus. Ini yang sedang disiapkan," tuturnya.

Rumah Murah untuk PNS dan Polri, OJK Tengah Atur Taktik

Dia memaparkan, berdasarkan intruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) lokasi pembangunan rumah susun sederhana milik (Rusunami) ini diupayakan tidak jauh dari pusat kota agar dekat dengan fasilitas transportasi umum.

"Jadi, pembangunannya rencananya akan dilakukan dalam skala besar satu kompleks, bukan terpisah-pisah layaknya rumah dinas kementerian selama ini," jelasnya.

Rumah DP 0% untuk PNS hingga Polri, Cicilan Pinjaman sampai Pensiun

Sebelumnya, Pemerintah mempersiapkan skema agar Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan anggota Polri bisa mempunyai dengan syarat yang sangat ringan.

"Pada rapat bulan April, sudah diajukan skema khusus, yaitu skema penyediaan rumah ASN, TNI, Polri dengan skema DP atau uang muka 0%, masa pinjaman bisa sampai 30 tahun, dan pembayaran cicilannya masa pinjamannya juga bisa sampai usia pensiun," kata Bambang.

(Feb)

(rhs)

Comments