8 Teknik relaksasi untuk menghilangkan stres saat wabah corona

Kepo Stories

Ragam / Kepo Stories

8 Teknik relaksasi untuk menghilangkan stres saat wabah corona

8 Teknik relaksasi untuk menghilangkan stres saat wabah corona

KEPONEWS.COM - 8 Teknik relaksasi untuk menghilangkan stres saat wabah corona Corona atau Covid-19 mulai terdeteksi semenjak Desember 2019 di Wuhan, China. Dalam waktu singkat virus ini bisa menyebar ke negara lain. Terhitung lebih dari 100 negara di luar dataran China terkena...

Corona atau Covid-19 mulai terdeteksi semenjak Desember 2019 di Wuhan, China. Dalam waktu singkat virus ini bisa menyebar ke negara lain. Terhitung lebih dari 100 negara di luar dataran China terkena imbasnya. Indonesia menjadi salah satu negara yang mulai terkena semenjak awal Maret lalu.

Dalam hitungan minggu, hingga Selasa (15/4), sudah ada 4.839 WNI (Warga Negara Indonesia) terinfeksi virus corona. Adapun di antaranya, 436 orang dinyatakan sembuh sedangkan 459 orang meninggal dunia. Melihat cepatnya corona menyebar di banyak sekali wilayah Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan virus corona sebagai bencana nasional. Keputusan itu tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 12 Tahun 2020.

"Menetapkan keputusan Presiden perihal penetapan bencana non-alam penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sebagai bencana nasional," kata Jokowi dalam Keppres yang sudah diteken pada Senin 13 April 2020.

Merebaknya pandemi virus corona membuat pemerintah menerapkan imbauan untuk tetap di rumah. Imbauan itu muncul semenjak pertengahan Maret lalu hingga saat ini.

"Untuk mengatasi penyebaran Covid-19 membuat kebijakan belajar dari rumah bagi pelajar dan mahasiswa, sebagian ASN bisa kerja dari rumah dengan online dan mengutamakan pelayanan prima dari masyarakat," kata Jokowi.

Terhitung kurang lebih satu bulan lamanya masyarakat Indonesia diminta untuk tetap di rumah saja. Tentu masyarakat sempat merasakan bosan dan jenuh setelah sekian lama di rumah. Selama masa-masa sulit ini, olahraga dapat memberikan manfaat kesehatan tubuh dan mental yang sangat diharapkan.

Merujuk dari laman indiatimes, sebuah studi menemukan olahraga dapat menurunkan tingkat depresi dan perasaan negatif lainnya. Khususnya bagi orang yang berusia 20 hingga 40-an tahun. Studi itu juga menemukan bahwa olahraga dapat membawa mood baik untuk seseorang selama berminggu-minggu.

Nah, seperti apa cara untuk merelaksasi diri di tengah pandemi corona? Berikut 8 teknik relaksasi untuk menghilangkan stres saat wabah corona, seperti dihimpun dari banyak sekali sumber pada Rabu (15/4).

1. Menarik napas dalam-dalam.

foto: unsplash.com

Teknik fokus pada napas merupakan cara sederhana tapi kuat untuk menghilangkan stres. Mudah dipelajari dan dapat dilakukan di mana saja. Karena napas ialah landasan dari teknik relaksasi lainnya. Kamu hanya membutuhkan beberapa menit untuk bisa melakukan teknik ini. Berikut cara mudahnya.

Duduk nyaman dengan punggung lurus.
- Letakkan satu tangan di dada dan tangan lainnya di perut.
- Tarik napas melalui hidung. Tangan di perut terasa naik.
- Buang napas melalui mulut, dorong anginnya keluar sebanyak mungkin.
- Teruslah bernapas melalui hidung dan keluar melalui mulut.
- Bila kamu kesulitan melakukan teknik ini saat duduk, cobalah berbaring.

2. Relaksasi otot progresif.

foto: pixabay.com

Relaksasi otot progresif ialah proses menegangkan dan mengendurkan otot dalam tubuh. Dengan latihan teratur, ini memberimu efek rileks secara total. Saat tubuh rileks, pikiranmu juga akan rileks. Kamu bisa mengkombinasikan relaksasi otot dengan pernapasan.

Namun sebelum mulai, konsultasikan dulu dengan dokter jikalau kamu mempunyai riwayat penyakit kejang otot, masalah punggung, atau cedera serius lainnya.

Longgarkan pakaian, lepas sepatu, dan buat dirimu nyaman.
- Lakukan teknik tarik napas dalam.
- Kencangkan otot kanan, seolah meremas kaki. Tahan selama 10 detik.
- Fokuskan pikiranmu pada kaki yang tegang.
- Secara perlahan, lemaskan ketegangan otot kaki kananmu. Rasakan rileksnya saat otot kaki terasa kendur.
- Lakukan pada bagian tubuh lainnya.

3. Meditasi pemindaian tubuh.

foto: unsplash.com

Meditasi ini merupakan teknik membuat pikiran jadi fokus. Cara ini sering dan digemari banyak orang. Fokuskan dan tenangkan pikiran. Meditasi ini dimulai dari bagian kaki. Dilanjutkan ke bagian tubuh lain. Berikut caranya.

Berbaring telentang.
- Jangan silangkan kaki.
- Lengan rileks di samping tubuh.
- Tutup mata. Fokus pada pernapasan selama sekitar dua menit sampai kamu mulai merasa santai.
- Bayangkan setiap napas seolah mengalir ke kaki kanan.
- Tetap fokus selama tiga hingga lima detik.
- Ganti fokus pada kaki kiri.
- Teruskan fokus napas mengalir ke bagian tubuh lainnya.
- Kemudian perlahan-lahan buka mata.

4. Visualisasi.

foto: pixabay.com

Tutup mata dan bayangkan kamu berada di tempat yang tenang. Bayangkan itu sejelas mungkin, sehingga kamu seolah bisa melihat, mendengar, mencium, merasakan, dan merasakannya. Bayangkan seolah kamu melihat matahari terbenam di atas air, mendengar burung-burung bernyanyi, menghirup udara di tengah pohon pinus, merasakan air dingin di kaki telanjang, dan lainnya.

Buang perasaan khawatirmu melayang saat kamu membayangkan perlahan menjelajahi tempat yang tenang. Setelah selesai, buka mata secara perlahan.

Comments