8 Kiat Membuat Penganan Gorengan Yang Bebas Minyak

Tips & Tricks

Fun / Tips & Tricks

8 Kiat Membuat Penganan Gorengan Yang Bebas Minyak

8 Kiat Membuat Penganan Gorengan Yang Bebas Minyak

KEPONEWS.COM - 8 Kiat Membuat Penganan Gorengan Yang Bebas Minyak Bukan berarti setiap kali menggoreng Kamu harus langsung membuang minyak yang telah digunakan. Masih boleh digunakan kok beberapa kali lagi, asalkan Kamu rajin membuang kotoran yang sudah menumpuk di...
Loading...

Bukan berarti setiap kali menggoreng Kamu harus langsung membuang minyak yang telah digunakan. Masih boleh digunakan kok beberapa kali lagi, asalkan Kamu rajin membuang kotoran yang sudah menumpuk di dasar penggorengan dengan memakai sendok berlubang. Sisa gorengan yang terbakar berkali-kali akan mencemari makanan sekaligus merusak rasa.

2. Buat adonan pelapis yang baik

Siapa tidak menyukai kulit gorengan? Rasanya lezat dan juga renyah. Tapi, perlu diketahui, bahwa kulit gorengan yang dibuat dari tepung terigu (gluten) merupakan bagian yang paling banyak menyerap minyak. Pilihan terbaik merupakan memakai tepung gluten-free seperti terdapat pada tepung jagung dan tepung beras. Atau Kamu bisa membuat adonan yang dicampur dengan air berkarbonasi. Gelembung gas yang dihasilkan dapat menghambat penyerapan minyak.

(Dok tabloidbintang)

(Dok tabloidbintang)

3. Gunakan prinsip berimbang

Gorengan yang Kamu buat boleh saja berminyak. Tapi, dengan memadukannya dengan makanan sehat seperti salad, maka gorengan tidak akan "terlalu berminyak" atau lebih sehat.

4. Pilih minyak yang bersahabat dengan jantung dan mempunyai titik asap tinggi

Lihat catatan pada kotak nutrisi pada kemasan minyak goreng Kamu. Titik asap tinggi pada tiap jenis minyak goreng berbeda. Untuk minyak goreng yang terbuat dari kelapa dan kelapa sawit, titik asap tingginya 230 derajat Celsius. Semakin tinggi semakin bagus, seperti pada minyak goreng dari biji bunga matahari yang mempunyai titik asap tinggi 246 derajat Celsius.

5. Panaskan minyak pada temperatur yang tepat

Gunakan termometer khusus untuk mengecek temperatur minyak. Mulai menggoreng ketika temperatur minyak sudah cukup panas (sekitar 180 derajat Celsius) agar proses menggoreng tidak terlalu lama.

6. Jaga kestabilan temperatur minyak selama proses memasak

Temperatur yang tidak stabil meningkatkan risiko penyerapan minyak berlebih. Tidak hanya menambah lemak, tapi gorengan pun jadi basah atau tidak garing. Awasi perubahan temperatur dengan termometer selama proses memasak.

7. Gunakan air soda untuk merendam makanan sebelum digoreng

Selain dicampur pada adonan, air berkarbonasi atau air soda juga bisa digunakan untuk merendam atau mencelupkan makanan sebelum digoreng. Fungsinya sama, adalah mengurangi penyerapan minyak.

8. Tiriskan gorengan di atas kertas serap

Gunakan kertas serap untuk mengalasi gorengan yang baru diangkat selama satu atau dua menit. Dengan cara ini, setiap kelebihan minyak tidak melekat dan meresap ke dalam makanan.

Rekomendasi

Comments