7 Hal yang Dikhawatirkan Wanita Hamil saat Berhubungan Intim

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

7 Hal yang Dikhawatirkan Wanita Hamil saat Berhubungan Intim

7 Hal yang Dikhawatirkan Wanita Hamil saat Berhubungan Intim

KEPONEWS.COM - 7 Hal yang Dikhawatirkan Wanita Hamil saat Berhubungan Intim Hal tersebut membuat seorang wanita merasa gendut dan tidak menarik lagi. Padahal Kamu hanya perlu merubah cara berpikir. Mengandung memang tidak mudah tapi Kamu harus tetap mengatakan pada diri send...
Loading...

Hal tersebut membuat seorang wanita merasa gendut dan tidak menarik lagi. Padahal Kamu hanya perlu merubah cara berpikir. Mengandung memang tidak mudah tapi Kamu harus tetap mengatakan pada diri sendiri bahwa Kamu sosok yang dicintai. Atau, daripada berpikir saya gemuk , ubahlah menjadi saya tidak gemuk tapi saya sedang mengandung'. Bukan kah ini luar biasa? Jangan lupa untuk tetap terlihat menarik, jangan hanya mengenakan kaos tapi kenakanlah pakain yang stylish. Jangan lupa mengenakan lipstik, blow rambut dan juga rapikam kuku Kamu. Hal-hal itu membantu mengembalikan kepercayaan diri dan juga membuat Kamu merasa seksi seperti semula.

(Depositphotos)

(Depositphotos)

Kedua, masalah yang biasa dialami wanita hamil merupakan keputihan.

Terasa menjijikan bagi beberapa orang. Tapi ternyata, cairan yang keluar karena peningkatan hormon estrogen dan itu berguna menyingkirkan bakteri yang bisa membahayakan Kamu dan bayi Kamu. Untuk menghilangkan perasaan jijik, disarankan untuk mandi dan juga memakai wangi-wangian, seperti yang dianjurkan oleh Steinhart. Anjuran lainnya ialah mencoba seks saat mandi bersama pasangan. Tetapi berhati - hati jangan sampai terpeleset karena keseimbangan Kamu akan menurun ketika hamil. Kalau masih juga merasa risih, ambil sisi baiknya, bahwa Kamu tidak lagi memerlukan pelumas.

Ketiga, ibu hamil biasanya menjadi lebih sensitif rangsangan.

Peningkatan peredaran darah ke daerah panggul membuat ibu hamil lebih sensitif dan mudah mencapai orgasme. Tapi bagi orang lain, kepekaan bisa membuat seks menjadi tidak nyaman atau justru menyakitkan. Cara mengatasinya tentu saja dengan beberapa posisi alternatif yang membuat ibu hamil lebih nyaman. Berada di atas atau pasangan di belakang bisa menjadi alternatif. Namun kalau tidak juga merasa nyaman, tidak ada salahnya berkata tidak untuk seks. Atau, lakukan beberapa hal lainnya yang bisa menyenangankan pasangan yang tidak perlu melibatkan penetrasi.

Keempat, perubahan payudara pada ibu hamil.

Payudara Kamu memang akan semakin membesar karena persiapan menyusui selama masa kehamilan. Terlihat seksi tapi ternyata rasanya menyakitkan ketika disentuh oleh pasangan. Untuk mengatasinya, terbukalah kepada pasangan bahwa menyentuhnya membuat Kamu tidak nyaman. Apa pun masalahnya, ini tidak akan berlangsung selamanya, kata Steinhart mengingatkan. Biasanya rasa sakit pada payudara akan menghilang seiring trimester kedua kehamilan.

(Depositphotos)

(Depositphotos)

Kelima, hilangnya libido.

Kehamilan biasanya diiringi dengan rasa mual di pagi hari. Muntah-muntah pukul 6 pagi ternyat berpengaruh pada keinginan seks yang menghilang. Hilangnya keinginan seks bukan karean berkurangnya rasa cinta, kata Steinhart. Tapi ibu hamil hanya butuh rasa nyaman ketika melakukan hubungan suami istri. Jadi cobalah melakukan hubungan seks ketika Kamu merasa lebih baik, seperti saat tengah hari atau waktu-waktu di luar rutinitas Kamu.

Keenam, lonjakan libido.

Biasanya terjadi di trimester kedua kehamilan. Ini terdengar bagus untuk hubungan Kamu tapi mungkin pasangan akan kaget dengan perubahan ini. "Pasangan Kamu mungkin khawatir tidak bisa menyenangkan Kamu, ungkap Steinhart. Cara untuk mengatasinya, kapanpun bila libido Kamu sedang tidak sama dengan pasangan, mungkin Kamu harus melakukan beberapa hal sendirian. Jangan merasa aneh dengan hal tersebut.

Ketujuh, pasangan yang tidak ingin melakukannya.

Hal ini terasa seperti penyiksaan. Di saat Kamu mulai merasa terangsang, tapi pasangan Kamu tidak menginginkannya. Beberapa calon ayah merasa takut akan menyakiti bayi mereka. Hal seperti ini bisa diatasi dengan fakta bahwa bayi terlindungi dan tidak akan terluka karena seks. Bayi hanya akan mengetahui kedua orangtuanya bergerak. Jikalau pemahaman itu diterima pasangan, godalah pasangan dengan pakaian berpotongan rendah.

(nanda)

Rekomendasi

Loading...

Comments