6 Tips Makan Makanan Manis Tanpa Bikin Gula Darah Naik

Tips & Tricks

Fun / Tips & Tricks

6 Tips Makan Makanan Manis Tanpa Bikin Gula Darah Naik

6 Tips Makan Makanan Manis Tanpa Bikin Gula Darah Naik

KEPONEWS.COM - 6 Tips Makan Makanan Manis Tanpa Bikin Gula Darah Naik MEMILIKI masalah dengan gula darah mengharuskan Kamu untuk benar-benar menjaga . Terlebih, Kamu harus bisa mengurangi asupan makanan manis agar gula darah tidak melonjak drastis. Akan tetapi, ini buka...

MEMILIKI masalah dengan gula darah mengharuskan Kamu untuk benar-benar menjaga . Terlebih, Kamu harus bisa mengurangi asupan makanan manis agar gula darah tidak melonjak drastis. Akan tetapi, ini bukan berarti Kamu tidak boleh mengonsumsi makanan manis lagi selamanya, kok! Yuk, ikuti tips aman makan makanan manis tanpa takut gula darah naik berikut ini.

Aturan aman makan makanan manis tanpa menyebabkan gula darah naik

Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis dapat membuat kadar gula darah melonjak melebihi batas normal, terlebih bagi Kamu yang telanjur punya diabetes. Karena itu, perlu adanya pengaturan pola makan yang tepat dan sehat agar Kamu tetap bisa makan makanan manis sambil mempertahankan kadar gula darah Kamu tetap normal.

1. Batasi jumlah asupan makanan manis

Ilustrasi. Foto Kokiresep

Kunci utama mencegah gula darah naik ialah memerhatikan porsi asupan makanan manis sehari-hari. Cobalah untuk membatasi konsumsi permen, martabak manis, cookies, kue, dan makanan tinggi gula lainnya hanya di akhir pekan atau acara-acara tertentu saja.

Penuhi hasrat Kamu untuk makan makanan manis cukup dengan seporsi kecil saja. Hal ini dilakukan agar Kamu bisa menyesuaikan diri dengan kebutuhan gula sekaligus menyeimbangan nutrisi dalam tubuh Kamu.

2. Kurangi asupan karbohidrat (#CutCarbo)

Karbohidrat ialah salah satu penyebab gula darah naik. Pasalnya, karbohidrat yang dimakan akan dipecah menjadi gula sederhana yang kemudian masuk ke peredaran darah. Seiring dengan kenaikan kadar gula darah tersebut, organ pankreas mengeluarkan hormon insulin untuk mendorong sel-sel tubuh menyerap gula dari darah. Hal inilah yang membuat gula darah Kamu turun dan stabil.

[

Namun, bila asupan gula terlalu banyak, maka sel-sel tubuh akan kesulitan mengubah gula dari darah jadi energi. Akibatnya, kadar gula darah menjadi meningkat.

Maka, kalau Kamu ingin tetap mengonsumsi makanan manis, jagalah kadar gula darah Kamu dengan mengurangi asupan karbohidrat. Misalnya dari nasi putih, roti, kentang, jagung, dan sumber karbohidrat lainnya. Sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan rendah karbohidrat dapat membantu mencegah lonjakan gula darah.

Bukan berarti Kamu tidak boleh makan nasi atau sumber karbohidrat lainnya sama sekali. Tentu masih boleh, tapi lagi-lagi perhatikan porsinya.

3. Seimbangkan dengan olahraga

Ilustrasi olahraga lari. Foto: netdoctor

Bila Kamu ingin tetap makan makanan manis favorit Kamu, Kamu perlu menyeimbangkannya dengan olahraga rajin. Pasalnya, olahraga dapat membantu mengendalikan kadar gula darah normal dengan meningkatkan sensitivitas sel terhadap hormon insulin.

[

Olahraga rajin membuat sel otot menyerap gula dari darah dengan cepat, sehingga menurunkan kadar gula darah yang naik. Lakukan olahraga dengan intensitas sedang atau tinggi, keduanya bisa mengurangi lonjakan gula darah.

4. Perbanyak asupan makanan tinggi serat

Kalau Kamu tak bisa menahan hasrat makan makanan manis, coba penuhi rasa ngidam Kamu dengan makanan kaya serat lewat sayur-sayuran, buah-buahan dan kacang-kacangan seperti kedelai. Kedelai merupakan sumber serat yang bisa menjadi pilihan Kamu.

Jenis serat yang bisa mengendalikan gula darah merupakan serat larut. Karena, serat larut dapat membentuk zat seperti gel yang membantu memperlambat penyerapan karbohidrat di usus. Inilah yang membuat gula darah tetap stabil, bahkan juga bisa membuat Kamu kenyang lebih lama.

5. Perbanyak minum air putih

Sesudah mengonsumsi makanan manis, segera perbanyak minum air putih. Makanan manis membuat Kamu merasa cepat haus, sehingga harus segera dipenuhi lagi dengan cairan untuk mencegah dehidrasi.

Bila Kamu tidak segera minum, tubuh Kamu bisa jadi mengalami dehidrasi. Karena, tubuh Kamu akan menghasilkan hormon vasopresin yang mendorong ginjal untuk menahan cairan. Ini juga membuat tubuh Kamu mencegah mengeluarkan kelebihan gula dalam urine. Akibatnya, gula terjebak di dalam peredaran darah dan membuat gula darah naik.

Sebuah studi terhadap 3.615 orang menemukan bahwa peserta yang minum satu liter air putih sehari menurunkan risiko kenaikan gula darah sebesar 21 persen, daripada peserta yang hanya minum kurang dari 473 mililiter dalam sehari.

Jumlah air yang harus Kamu konsumsi berbeda-beda, tergantung usia dan tingkat aktivitas Kamu. Yang terpenting ialah pastikan untuk memenuhi kebutuhan cairan Kamu sekalipun Kamu tidak merasa haus.



Loading...

Comments