6 Kasus penembakan paling& kejam di dunia, terbaru Selandia Baru

Nasional

News / Nasional

6 Kasus penembakan paling& kejam di dunia, terbaru Selandia Baru

6 Kasus penembakan paling& kejam di dunia, terbaru Selandia Baru

KEPONEWS.COM - 6 Kasus penembakan paling& kejam di dunia, terbaru Selandia Baru Baru-baru ini dunia dihebohkan dengan penembakan brutal yang terjadi di dua masjid di kota Christchurch, Selandia Baru pada Jumat (15/3) pukul 13.45 waktu setempat. Dua masjid yang menjadi sasaran yan...
Loading...

Baru-baru ini dunia dihebohkan dengan penembakan brutal yang terjadi di dua masjid di kota Christchurch, Selandia Baru pada Jumat (15/3) pukul 13.45 waktu setempat. Dua masjid yang menjadi sasaran yang orang yang tak dikenal merupakan Masjid Al Noor di Kota Christchurch dan masjid Linwood Islamic Centre di Kota Linwood. Dalam penembakan yang membabi buta tersebut, diketahui 49 orang dinyatakan tewas. Dari kejadian tersebut polisi telah mengamankan empat orang yang diduga sebagai pelaku, adalah tiga pria dan satu wanita.

Penembakan ini merupakan pembunuhan paling mematikan sepanjang sejarah Selandia Baru. Salah seorang jurnalis bernama Sam Clarke mengatakan, pelaku penembakan memakai senapan mesin dalam melancarkan aksinya. Kronologi penembakan ini dilakukan orang berpakaian hitam dengan hem.

"Seorang pria bersenjata, berpakaian hitam dengan helm yang membawa senapan mesin, datang ke bagian belakang masjid dan mulai menembaki orang-orang yang berdoa di sana," ujar jurnalis Sam Clarke dilansir dari aljazeera.com.

Kejadian membuat pemerintah Selandia Baru meminta agar aparat keamanan untuk menajag dengan ketat daerah tersebut. Pihak keamanan pula meminta masyarakat setempat untuk tetap waspada dan melaporkan hal-hal yang mencurigakan kepasa pihak kepolisian.

Kasus penembakan masal tak hanya sekali ini terjadi, namun ada beberapa kasus serupa yang cukup diingat oleh dunia karena memakan korban. Berikut ini beberapa negara pernah berduka karena mengalami kasus tak manusiawi. Berikut dilansir dari banyak sekali sumber, Jumat (15/3).

1. Penambakan di Army Public School, Pakistan.

Kasus penembakan paling mengerikan istimewa

foto: independent.co.uk

Pada tahun 2014 silam, Peshawar, Pakistan kegegerkan dengan sekelompok pria bersenjata masuk ke sekolah Army Public School. Sekelompok orang bersenjata tersebut melakukan penembakan kesegala arah. Pada saat kejadian, ada sekitar 500 siswa dan guru berada di sekolah tersebut. Insiden mematikan tersebut menewaskan 132 anak-anak dan sebilan staf sekolah.

Pelaku keji tersebut ditembak mati oleh pasukan keamanan dari Pakistan. Peristiwa tak manusiawi tersebut dikenal dengan serangan Taliban. Peristiwa keji ini merupakan tragedi nasional yang pernah terjadi di Pakistan.

2. Penembakan di Beslan, Rusia.

Kasus penembakan paling mengerikan istimewa

foto: istimewa

Pada tahun 2004 silam, Republika Ossetia Utara, Rusia digegerkan dengan kasus penyandaraan murid dan guru suatu sekolah negeri di kota tersebut. Awalnya mereka disandera berhari-hari dalam keadaan yang cukup memilukan oleh kawanan bersenjata. Hingga akhirnya mereka tewas oleh aksi nekat para teroris dalam suatu upaya penyelamatan oleh pasukan Rusia.

Penyandaraan yang berlangsung selama 1-3 September 2004 di Sekolah Negeri 01 Beslan akhirnya berujung tragis, di mana sekitar 334 sandera tewas ternasuk 186 anak-anak. Tak hanya penembakan, teror juga dilakukan dengan cara pengeboman.

3. Penembakan di Mumbai, India.

Kasus penembakan paling mengerikan istimewa

foto: indiatoday.in

Pada 26 November 2008 silam, Mumbai, India juga turut mengalami tragedi memilukan. Sekelompok militan tiba-tiba saja menyerang kerumunan orang dengan memakai senjata laras panjang secara membabi buta. Akibatnya 166 orang tewas dan 300 orang luka-luka.

Kabarnya, serangan teroris terjadi serentak di sejumlah kota Mumbai, India. Di mana aksi yang dilakukan ialah, peledakan, penembakan serta penyanderaan oleh sekelompok orang yang menamai dirinya 'Lashkar e Taiba'

4. Penembakan di Garissa University College, Kenya.

Kasus penembakan paling mengerikan istimewa

foto: YouTube.com

Pada Maret 2015 silam, Garissa University College, Kenya diserang sekelompok anggota bersenjata. Kala itu saat kejadian berlangsung, para mahasiwa tengah melakukan doa pagi, tiba-tiba saja sekelompok orang yang tak dikenal masuk dan menodongkan senjata. Kabarnya para pelaku bisa masuk karena menymar sebagai jamaah di kalangan mahasiwa, kemudian menembaki mereka secara membabi buta.

Dalam insiden mematikan ini, sekitar 147 orang tewas dan 100 orang luka-luka. Kejadin ini kemudian mengungkap militan keji asal Somalia, Al-Shabaab, mereka mengeklaim bertanggung jawab atas serangan brutal yang terjadi. Kejadian ini menjadi serangan paling mematikan sepanjang sejaran Kenya.

5. Penembakan di Paris, Prancis.

Kasus penembakan paling mengerikan istimewa

foto: nytimes.com

Masih di tahun yang sama dengan Kenya, di mana pada tahun 2015 silam Perancis juga mengalamai hal serupa di mana seorang pria bersenjata menembak kesejumlah sasaran. Bidikan utama yang dilakukannya addalah gedung konser Batacla, terletak di bluevar Voltaire, yang saat itu menampung 1.5000 penonton.

Kala itu, masyarakat Paris sedang menikmati hiburan konser musik asal Amerika, Eagles of Death Metal. Tak disangka nyawa mereka terancam. Lebih dari 120 orang tewas dalam insiden tersebut dan 350 mengalami cedera serius.

6. Penembakan di masjid di Selandia Baru.

Kasus penembakan paling mengerikan istimewa

foto: abcnews

Kabar terbaru darang dari Selandia Baru, di mana penembakan yang terjadi ketika masyarakat muslim di kota Christchurch, Selandia Baru sedang menjalani ibdah shalat Jumat, pada 15 Maret 2019, sekitar pukul 13.45 waktu setempat di Masjid Al Noor di kota Christchurch dan masjid di kota Linwood.

Kejadian ini mekan korban sekitar 49 orang. Di mana penembakan ini dilakukan orang berpakaian hitam dengan hem. Kini pihak pemerintah dan petugas keamaan telah menyelidiki insiden ini. Dari kejadian tersebut polisi telah mengamankan empat orang yang diduga sebagai pelaku, adalah tiga pria satu wanita sedang berada dalam tahanan.

Recommended By Editor
Loading...

Comments