5 Tips jaga keamanan transaksi digital di masa new normal

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

5 Tips jaga keamanan transaksi digital di masa new normal

5 Tips jaga keamanan transaksi digital di masa new normal

KEPONEWS.COM - 5 Tips jaga keamanan transaksi digital di masa new normal Bentuk adaptasi pada masa new normal mewajibkan masyarakat untuk lebih waspada akan kebersihan diri. Beberapa kebiasaan baru seperti memakai masker, membawa hand sanitizer, menjaga jarak, dan rajin cu...

Bentuk adaptasi pada masa new normal mewajibkan masyarakat untuk lebih waspada akan kebersihan diri. Beberapa kebiasaan baru seperti memakai masker, membawa hand sanitizer, menjaga jarak, dan rajin cuci tangan dengan sabun sudah jadi kewajiban yang tidak boleh terlewat setiap harinya.

Bukan hanya itu, melakukan transaksi nontunai juga jadi salah satu kebiasaan selama masa new normal. Selain lebih efisien, transaksi nontunai seperti memakai dompet digital (e-wallet) atau mobile banking dianggap lebih higienis dan aman.

Jenis transaksi yang mengandalkan koneksi internet ini memang jadi solusi guna mengurangi kontak pada masa pandemi. Meski begitu, transaksi satu ini juga kerap jadi sasaran empuk para pelaku kejahatan siber.

Untuk itu kamu perlu meningkatkan kewaspadaan saat melakukan transaksi digital. Nah, dirangkum dari banyak sekali sumber pada Selasa (30/6), berikut sejumlah tips menjaga keamanan saat bertransaksi secara digital yang bisa kamu praktikkan.

1. Analisis kelebihan dan kekurangan dompet digital.

keamanan transaksi digital © 2020

foto: shutterstock.com

Dengan kemajuan teknologi saat ini, sudah banyak software dompet digital bermunculan. Kamu bisa memilih mana yang paling sesuai dengan kebutuhanmu. Sebelum memutuskan, ada baiknya menganalisis kelebihan dan kekurangan masing-masing dompet digital.

Pastikan juga dompet digital yang kamu pilih sudah didukung dengan sistem keamanan tinggi demi mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

2. Buat password seaman mungkin.

keamanan transaksi digital © 2020

foto: shutterstock.com

Salah satu jaminan keamanan transaksi e-wallet merupakan password. Membuat password dengan menggabungkan angka dan huruf dapat meningkatkan keamanan. Hindari membuat password dari kombinasi tanggal dan tahun lahir.

Selain itu, mengganti password secara terpola juga perlu dilakukan untuk menghindari kejahatan siber.

3. Selalu memeriksa riwayat transaksi.

keamanan transaksi digital © 2020

foto: shutterstock.com

Fasilitas riwayat pembayaran pasti bisa kamu temukan hampir di setiap software dompet digital. Fasilitas ini akan memudahkanmu melihat jejak pengeluaran sehingga kamu tetap dapat mengatur keuangan.

Tak hanya itu, rajin mengecek riwayat transaksi juga bisa memudahkanmu bila terjadi kesalahan teknis seperti pembayaran yang terproses dua kali.

4. Menjaga rahasia data pribadi.

keamanan transaksi digital © 2020

foto: shutterstock.com

Jangan pernah membagikan berita PIN, OTP, password, dan CCV (tiga angka di belakang kartu kredit/debit) pada orang terdekat, terlebih orang asing. Data pribadi ini harus dijaga kerahasiaannya untuk meminimalisir risiko pencurian akun e-wallet.

Abaikan jikalau ada telepon atau pesan dari orang tak dikenal yang meminta berita PIN, OTP, dan password. Dengan menjaga kerahasiaan data pribadi, peretas akan kesulitan membobol akun e-wallet.

5. Gunakan antivirus dan antimalware.

keamanan transaksi digital © 2020

foto: shutterstock.com

Meski kini keamanan yang ditawarkan penyedia e-wallet makin canggih, tak ada salahnya memakai software antivirus dan antimalware di smartphone. Dengan begitu, kamu bisa lebih merasa aman saat melakukan transaksi digital. Terlebih, saat ini ada banyak pilihan software antivirus dan antimalware yang bisa digunakan.

Recommended By Editor

Comments